Jakarta: Sebagian umat Islam akan melaksanakan tarawih pertama di bulan Ramadan 1445 Hijriah malam ini, 11 Maret 2024. Yuk, ketahui dan hafalkan niat salat tarawih dan witir terlebih dahulu.
Tarawih adalah ibadah salat sunah yang hanya dikerjakan di bulan Ramadan. Salat ini memiliki banyak keutamaan sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat al-Bukhari, Muslim, dan lainnya. Nabi Muhammad SAW bersabda:
Barangsiapa ibadah (tarawih) di bulan Ramadhan seraya beriman dan ikhlas, maka diampuni baginya dosa yang telah lampau” (HR al-Bukhari, Muslim, dan lainnya).
Salat tarawih dikerjakan setelah salat Isya dan sebelum salat witir, hingga menjelang salat subuh. Sedangkan jumlah rakaat salat tarawih berbeda-beda, yakni 8 atau 20 rakaat. Sobat Medcom bisa memilih di antara keduanya.
Bacaan Niat Salat Tarawih
Sama halnya salat wajib maupun salat sunah lainnya, salat tarawih juga harus dimulai dengan membaca niat. Bacaan niatnya berbeda antara salat tarawih sendiri dengan salat terawih berjamaah.
1. Bacaan Niat Salat Tarawih (berjamaah)
Ushalli sunnatat taraawiihii arba’a rakaatin mustaqbilal qiblati adaan makmuman lillaahi ta’ala.
Artinya: “Saya berniat salat sunah tarawih empat rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai (makmum/imam) karena Allah ta’ala.”
2. Bacaan Niat salat tarawih (sendiri)
Ushalli sunnatat taraawiihii rak’ataini mustaqbilal qiblati adaan lillaahi ta’ala.
Artinya: “Saya berniat salat sunah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah ta’ala.”
Bacaan Niat Salat Witir
Salat witir merupakan penutup ibadah malam atau qiyamul lail seperti salat tahajud, salat hajad, dan lainnya. Salat witir dilaksanakan dengan jumlah rakaat ganjil, yakni satu rakaat, tiga rakaat, atau maksimal 11 rakaat.
Sama seperti salat tarawih salat witir juga dapat dikerjakan secara sendiri maupun berjamaah. Berikut niat salat witir jika dilakukan sendiri atau secara berjamaah:
1. Bacaan Niat salat witir 3 rakaat berjamaah
Ushalli sunnatal witri tsalaasa raka’aatin mustaqbilal qiblati adaan (makmuman/imaaman) lillaahi ta’ala.
Artinya: “Saya berniat salat sunah witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai (makmum/imam) karena Allah ta’ala.”
2. Bacaan Niat salat witir 3 rakaat sendiri
Ushalli sunnatal witri tsalaasa raka’aatin mustaqbilal qiblati adaan lillaahi ta’ala.
Artinya: "Saya berniat salat sunah witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah ta’ala."
3. Bacaan Niat salat witir 1 rakaat berjamaah
“Ushalli sunnatal witri rak’atan mustaqbilal qiblati adaan (makmuman/imaman) lillaahi ta’ala.”
Artinya: “Saya berniat salat sunah witir satu rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai (makmum/imam) karena Allah ta’ala.”
4. Bacaan Niat salat witir 1 rakaat sendiri
“Ushalli sunnatal witri rak’atan mustaqbilal qiblati adaan lillaahi ta’ala.”
Artinya: “Saya berniat salat sunah witir satu rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah ta’ala.”
Jakarta: Sebagian umat
Islam akan melaksanakan
tarawih pertama di bulan Ramadan 1445 Hijriah malam ini, 11 Maret 2024. Yuk, ketahui dan hafalkan niat salat tarawih dan witir terlebih dahulu.
Tarawih adalah ibadah salat sunah yang hanya dikerjakan di bulan Ramadan. Salat ini memiliki banyak keutamaan sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat al-Bukhari, Muslim, dan lainnya. Nabi Muhammad SAW bersabda:
Barangsiapa ibadah (tarawih) di bulan Ramadhan seraya beriman dan ikhlas, maka diampuni baginya dosa yang telah lampau” (HR al-Bukhari, Muslim, dan lainnya).
Salat tarawih dikerjakan setelah salat Isya dan sebelum salat witir, hingga menjelang salat subuh. Sedangkan jumlah rakaat salat tarawih berbeda-beda, yakni 8 atau 20 rakaat. Sobat Medcom bisa memilih di antara keduanya.
Bacaan Niat Salat Tarawih
Sama halnya salat wajib maupun salat sunah lainnya, salat tarawih juga harus dimulai dengan membaca niat. Bacaan niatnya berbeda antara salat tarawih sendiri dengan salat terawih berjamaah.
1. Bacaan Niat Salat Tarawih (berjamaah)
Ushalli sunnatat taraawiihii arba’a rakaatin mustaqbilal qiblati adaan makmuman lillaahi ta’ala.
Artinya: “Saya berniat salat sunah tarawih empat rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai (makmum/imam) karena Allah ta’ala.”
2. Bacaan Niat salat tarawih (sendiri)
Ushalli sunnatat taraawiihii rak’ataini mustaqbilal qiblati adaan lillaahi ta’ala.
Artinya: “Saya berniat salat sunah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah ta’ala.”
Bacaan Niat Salat Witir
Salat witir merupakan penutup ibadah malam atau
qiyamul lail seperti salat tahajud, salat hajad, dan lainnya. Salat witir dilaksanakan dengan jumlah rakaat ganjil, yakni satu rakaat, tiga rakaat, atau maksimal 11 rakaat.
Sama seperti salat tarawih salat witir juga dapat dikerjakan secara sendiri maupun berjamaah. Berikut niat salat witir jika dilakukan sendiri atau secara berjamaah:
1. Bacaan Niat salat witir 3 rakaat berjamaah
Ushalli sunnatal witri tsalaasa raka’aatin mustaqbilal qiblati adaan (makmuman/imaaman) lillaahi ta’ala.
Artinya: “Saya berniat salat sunah witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai (makmum/imam) karena Allah ta’ala.”
2. Bacaan Niat salat witir 3 rakaat sendiri
Ushalli sunnatal witri tsalaasa raka’aatin mustaqbilal qiblati adaan lillaahi ta’ala.
Artinya: "Saya berniat salat sunah witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah ta’ala."
3. Bacaan Niat salat witir 1 rakaat berjamaah
“Ushalli sunnatal witri rak’atan mustaqbilal qiblati adaan (makmuman/imaman) lillaahi ta’ala.”
Artinya: “Saya berniat salat sunah witir satu rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai (makmum/imam) karena Allah ta’ala.”
4. Bacaan Niat salat witir 1 rakaat sendiri
“Ushalli sunnatal witri rak’atan mustaqbilal qiblati adaan lillaahi ta’ala.”
Artinya: “Saya berniat salat sunah witir satu rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah ta’ala.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SUR)