Ilustrasi--Tim Hilal Stageof Malang melakukan observasi hilal awal bulan Ramadhan 1441 H di Gedung Bupati Malang lantai 8 Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis 23 April 2020 pukul 16.00-18.00 WIB. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi--Tim Hilal Stageof Malang melakukan observasi hilal awal bulan Ramadhan 1441 H di Gedung Bupati Malang lantai 8 Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis 23 April 2020 pukul 16.00-18.00 WIB. (Foto: Istimewa)

Kemenag Aceh Prediksi 1 Syawal Jatuh pada 24 Mei

Ramadan Idulfitri 2020
Fajri Fatmawati • 22 Mei 2020 18:25
Banda Aceh: Kantor Kementerian Agama (Kemenag) wilayah Aceh menyatakan, hilal dipastikan tidak terlihat di Bumi Serambi Makkah, pada Jumat, 29 Ramadan 1441 H atau 23 Mei 2020. Sehingga, puasa ramadan akan disempurnakan hingga 30 hari.
 
Pakar Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh, Alfirdaus Putra, mengatakan, kesimpulan itu didapat dari berbagai metode dan konsep. Yakni konsep rukyatul hilal, imkanurrukyat (konsep lihat hilal), dan wujudul hilal (hisab).
 
"Dapat dipastikan terkait hilal masih di bawah ufuk pada 29 Ramadan," kata Alfirdaus, Jumat, 22 Mei 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:Kemenag DIY Pantau Hilal 1 Syawal di Pantai Parangtritis
 
Firdaus menjelaskan, ijtima (posisi bulan dan matahari pada satu garis lurus 0 derajat baru terjadi pada Sabtu, 23 Mei 2020, bertepatan dengan 30 Ramadan 1441 H, pukul 00:39 WIB. Sehingga 1 Syawal dirilis pada Minggu, 24 Mei 2020.
 
"Meskipun begitu, keputusan 1 Syawal tetap menunggu hasil pengadilan isbat Menteri Agama hari ini pukul 19.00 WIB," ujarnya.
 
Meski hilal tidak terlihat di Aceh, pemantauan tetap dilakukan. Pemantauan hilal digelar di tujuh titik, yakni Observatorium Tgk Chiek Kuta Karang Aceh Besar, Bukit Poly Komplek Perta Aron, Lhokseumawe, dan Gunung Cring Cran Aceh Jaya.
 
"Kemudian, Pantai Suak Geudeubang Aceh Barat, Pantai Lhok Keutapang Aceh Selatan, Pantai Teluk Keutapang Aceh Selatan, Pantai Teluk Simeulu, dan Tugu KM 0 Indonesia Kota Sabang," imbuh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Aceh, Saifuddin.
 

(MEL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif