Ilustrasi TPU. ANT/Asprilla Dwi Adha
Ilustrasi TPU. ANT/Asprilla Dwi Adha

TPU Ditutup untuk Ziarah, Pedagang Bunga Tabur Menjerit

Ramadan DKI Jakarta Virus Korona Pemprov DKI Pemakaman Umum
Kisar Rajaguguk • 14 Mei 2021 05:09
Jakarta: Momentum lebaran biasanya mendatangkan berkah bagi pedagang bunga tabur di Taman Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Namun, hal itu tak terjadi pada lebaran kali ini.
 
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melarang masyarakat ziarah kubur. Larangan ziarah demi mencegah penyebaran virus covid-19.
 
Seorang pedagang bunga tabur, Maya, mengaku tidak seorang pun peziarah mendatangi lapaknya untuk membeli bunga tabur.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dari sejak pagi hari pukul 07.00 WIB hingga siang pukul 13.00 WIB, tak ada satu pun peziarah yang membeli bunga tabur ke lapak saya ini berbeda dengan tahun sebelum-sebelumnya. Tahun lalu saya masih bisa mengumpulkan uang dari hasil jual bunga tabur, kali ini tidak," kata Maya di lokasi, Kamis, 13 Mei 2021.
 
(Baca: Semua TPU di Jabodetabek Ditutup untuk Ziarah Selama Lebaran)
 
Ia mengatakan biasanya banyak kendaraan berhenti untuk membeli bunga tabur di lapak-lapak di pinggir jalan di jalan menuju ke TPU. "Saya perhatikan dari pagi sampai siang jalan lengang. Memang sih katanya ada larangan ziarah kubur, " ucap Maya.
 
Namun, Maya tidak kecewa dagangannya sepi pembeli. "Kita bisa maklum Pemprov DKI menutup TPU demi pencegahan penularan covid-19, ini untuk kebaikan kita semua kok," tutur Maya.
 
Pedagang bunga tabur lainnya, Marzuki, mengaku tidak tahu TPU Pondok Ranggon ditutup. Dia mengaku rugi lantaran terlanjur menyetok bunga tabur.
 
"Sama sekali, saya tidak dapat kabar TPU ditutup pada Hari Raya Idulfitri. Kalau tahu begini, saya tidak buka lapak," kata dia.
 
Kepala Satuan Pelaksana TPU Pondok Ranggon, Marton Sinaga, membenarkan TPU Pondok Ranggon ditutup untuk ziarah. Penutupan demi mengurangi kegiatan di luar rumah untuk mencegah penyebaran virus covid-19.
 
"Sama seperti taman juga ditutup untuk interaksi masyarakat," tutur Marton.
 

(REN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif