Jakarta: Allah SWT memberikan keistimewaan pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan, yakni Lailatul Qadar. Umat Islam dianjurkan untuk mengisi malam mulia tersebut dengan beribadah.
Malam Lailatul Qadar merupakan malam penuh kemuliaan hingga disebut sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Hal ini sebagaimana tertulis dalam Al-Quran surah Al-Qadr ayat 1-5:
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.”
Dilansir dari laman NU Online, salah satu amalan atau ibadah yang dianjurkan untuk dilakukan pada malam Lailatul Qadar adalah salat sunah. Anjuran ini dapat ditemukan pada bab keutamaan malam Lailatul Qadar kitab nasihat Durratun Nasihin fil Wa‘zhi wal Irsyad.
Berdasarkan riwayat dalam kitab tersebut, orang yang melakukan salat sunah Lailatul Qadar akan diampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya ketika ia bangun dari duduk.
Niat salat malam Lailatul Qadar
Seperti ketika hendak salat wajib atau sunah lainnya, melaksanakan salat Lailatul Qadar juga diawali dengan membaca niat. Berikut ini bacaan niat salat sunah Lailatul Qadar:
Usholli sunnatan lailatul qadari rok'ataini (imaaman/makmuuman) lillaahi ta'ala
Artinya: "Saya niat sholat sunnah lailatul qadar (sebagai imam/makmum) karena Allah Ta'ala."
Tata cara salat malam Lailatul Qadar
Salat sunah Lailatul Qadar dilakukan sebanyak dua rakaat. Adapun tata cara mengerjakan salat sunah Lailatul Qadar adalah sebagai berikut:
Membaca Surat Al-Fatihah pada rakaat pertama
Membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak 7 kali setelah Surat Al-Fatihah pada rakaat pertama
Membaca Surat Al-Fatihah pada rakaat kedua
Membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak 7 kali setelah Surat Al-Fatihah pada rakaat kedua
Setelah salam membaca istighfar sebanyak 70 kali. Berikut ini lafal istighfar yang dibaca setelah salam:
Astaghfirullaha wa atubu ilayhi
Artinya: "Aku memohon ampunan Allah dan aku bertobat kepada-Nya."
Demikian niat dan tata cara salat sunah Lailatul Qadar. Jangan lupa diamalkan supaya dapat meraih keutamaan malam Lailatul Qadar.
Jakarta: Allah SWT memberikan keistimewaan pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan, yakni
Lailatul Qadar. Umat Islam dianjurkan untuk mengisi malam mulia tersebut dengan
beribadah.
Malam Lailatul Qadar merupakan malam penuh kemuliaan hingga disebut sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Hal ini sebagaimana tertulis dalam Al-Quran surah Al-Qadr ayat 1-5:
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.”
Dilansir dari laman
NU Online, salah satu amalan atau ibadah yang dianjurkan untuk dilakukan pada malam Lailatul Qadar adalah salat sunah. Anjuran ini dapat ditemukan pada bab keutamaan malam Lailatul Qadar kitab nasihat Durratun Nasihin fil Wa‘zhi wal Irsyad.
Berdasarkan riwayat dalam kitab tersebut, orang yang melakukan
salat sunah Lailatul Qadar akan diampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya ketika ia bangun dari duduk.
Niat salat malam Lailatul Qadar
Seperti ketika hendak salat wajib atau sunah lainnya, melaksanakan salat Lailatul Qadar juga diawali dengan membaca niat. Berikut ini bacaan niat salat sunah Lailatul Qadar:
Usholli sunnatan lailatul qadari rok'ataini (imaaman/makmuuman) lillaahi ta'ala
Artinya: "Saya niat sholat sunnah lailatul qadar (sebagai imam/makmum) karena Allah Ta'ala."
Tata cara salat malam Lailatul Qadar
Salat sunah Lailatul Qadar dilakukan sebanyak dua rakaat. Adapun tata cara mengerjakan salat sunah Lailatul Qadar adalah sebagai berikut:
- Membaca Surat Al-Fatihah pada rakaat pertama
- Membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak 7 kali setelah Surat Al-Fatihah pada rakaat pertama
- Membaca Surat Al-Fatihah pada rakaat kedua
- Membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak 7 kali setelah Surat Al-Fatihah pada rakaat kedua
- Setelah salam membaca istighfar sebanyak 70 kali. Berikut ini lafal istighfar yang dibaca setelah salam:
Astaghfirullaha wa atubu ilayhi
Artinya: "Aku memohon ampunan Allah dan aku bertobat kepada-Nya."
Demikian niat dan tata cara salat sunah Lailatul Qadar. Jangan lupa diamalkan supaya dapat meraih keutamaan malam Lailatul Qadar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UWA)