Baju yang melar umumnya terjadi akibat perlakuan yang kurang tepat saat proses pencucian dan pengeringan. Bahan kaos, rajut, serta kain yang mengandung serat elastis termasuk jenis yang paling rentan mengalami perubahan bentuk jika tidak dirawat dengan benar.
Selain memilih deterjen yang sesuai, pengaturan mesin cuci juga berperan penting dalam menjaga bentuk pakaian. Dengan menerapkan cara mencuci yang tepat, pakaian dapat lebih awet dan tetap nyaman digunakan dalam jangka panjang.
Cara mencuci yang tepat agar pakaian lebih awet

Cara mencuci yang tepat agar pakaian lebih awet. Foto: Freepik
1. Jangan memasukkan pakaian terlalu banyak
Mengisi mesin cuci hingga penuh dapat membuat pakaian saling bergesekan selama proses pencucian. Gesekan yang berlebihan berisiko membuat serat kain meregang dan menyebabkan pakaian melar.Selain itu, kapasitas yang berlebihan juga membuat hasil pencucian kurang maksimal dan membebani kerja mesin cuci. Sebaiknya cuci pakaian sesuai kapasitas yang dianjurkan dan pisahkan berdasarkan jenis bahan.
2. Perhatikan label perawatan pada pakaian
Setiap pakaian umumnya dilengkapi label perawatan yang berisi petunjuk cara mencuci, suhu air yang dianjurkan, hingga metode pengeringan yang tepat.Membaca label sebelum mencuci dapat membantu mencegah kerusakan pada serat kain serta menjaga bentuk pakaian tetap seperti semula.
3. Gunakan air dingin saat mencuci
Air dingin lebih aman digunakan untuk sebagian besar jenis pakaian karena membantu menjaga struktur serat kain tetap stabil.Sebaliknya, air panas dapat membuat beberapa jenis bahan kehilangan elastisitas dan lebih mudah berubah bentuk. Karena itu, penggunaan air dingin menjadi pilihan yang lebih aman untuk menjaga pakaian tetap awet.
4. Pilih mode pencucian yang sesuai
Mesin cuci modern biasanya memiliki berbagai pilihan program pencucian sesuai jenis kain. Untuk pakaian berbahan elastis, rajut, atau kaos, gunakan mode delicate atau pencucian lembut.Mode ini menggunakan putaran yang lebih pelan sehingga mengurangi tekanan pada serat kain dan membantu mencegah pakaian melar.
5. Hindari penggunaan mesin pengering terlalu lama
Mesin pengering memang praktis, tetapi penggunaan yang berlebihan dapat mempercepat kerusakan serat kain. Panas dan putaran yang terlalu lama berisiko membuat pakaian kehilangan bentuk aslinya.Gunakan pengaturan waktu secukupnya dan segera keluarkan pakaian setelah proses pengeringan selesai.
6. Balik pakaian sebelum dicuci
Membalik pakaian sebelum dimasukkan ke mesin cuci dapat membantu melindungi permukaan kain dari gesekan langsung selama proses pencucian.Cara ini juga membantu menjaga warna pakaian agar tidak cepat pudar dan mengurangi risiko kerusakan pada bagian luar kain.
7. Gunakan kantong laundry untuk bahan sensitif
Untuk pakaian berbahan halus atau elastis, penggunaan kantong laundry dapat menjadi solusi tambahan agar pakaian tidak mudah tertarik atau terlilit dengan pakaian lain saat dicuci.Kantong laundry membantu mengurangi tekanan mekanis yang dapat menyebabkan pakaian melar atau rusak.
8. Jangan memeras pakaian terlalu kuat
Jika mencuci secara manual atau setelah proses pencucian selesai, hindari memeras pakaian terlalu keras.Tarikan berlebihan dapat membuat serat kain meregang dan mengubah bentuk pakaian. Sebaiknya tekan perlahan untuk mengurangi kadar air sebelum dijemur.
Tips menjemur agar pakaian tidak melar
Selain proses mencuci, cara menjemur juga memengaruhi bentuk pakaian. Untuk pakaian berbahan kaos atau rajut, sebaiknya dijemur dalam posisi mendatar atau menggunakan gantungan yang sesuai agar tidak tertarik oleh berat air yang tersisa.Menjemur di tempat teduh juga dapat membantu menjaga kualitas serat dan warna pakaian. Dengan memperhatikan cara mencuci dan mengeringkan yang tepat, pakaian dapat tetap mempertahankan bentuk aslinya, lebih awet, dan nyaman digunakan dalam waktu yang lebih lama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News