TIPS

Wastafel Kembali Kinclong, Ini Cara Membersihkan Stainless Steel yang Benar

Rizkie Fauzian
Rabu 22 Juli 2026 / 10:20
Ringkasnya gini..
  • Wastafel stainless steel dapat kehilangan kilau akibat noda air, residu sabun, dan sisa makanan.
  • Membersihkan wastafel stainless steel sebaiknya dilakukan dengan menggosok searah serat logam menggunakan spons atau sikat berbulu lembut agar permukaan tidak mudah tergores.
  • Agar wastafel tetap bersih lebih lama, biasakan membilas dan mengeringkannya setelah digunakan serta hindari penggunaan sabut kawat
Jakarta: Wastafel stainless steel menjadi salah satu pilihan yang banyak digunakan di dapur maupun kamar mandi karena tampilannya modern, tahan karat, dan mudah dirawat. Namun, penggunaan setiap hari dapat menyebabkan munculnya noda air, bekas sabun, sisa makanan, hingga kerak yang membuat permukaannya tampak kusam.

Stainless steel mengandung kromium yang membantu melindungi material dari korosi, serta nikel yang memberikan tampilan mengilap. Meski memiliki daya tahan yang baik, material ini tetap memerlukan perawatan rutin agar kilau alaminya tetap terjaga.

Selain itu, perawatan juga diperlukan agar tidak mudah tergores akibat cara pembersihan yang kurang tepat. Berikut cara membersihkan wastafel stainless steel agar kembali bersih dan mengilap.

Cara membersihkan wastafel stainless steel


Cara membersihkan wastafel stainless steel. Foto: AI

1. Bilas seluruh permukaan wastafel

Mulailah dengan membilas seluruh bagian wastafel, termasuk sisi, dasar, dan area sekitar saluran pembuangan. Bersihkan keran menggunakan kain lembap untuk mengangkat debu, sisa sabun, dan kotoran yang menempel sebelum proses pembersihan utama.

2. Taburkan soda kue

Taburkan soda kue secara merata pada permukaan wastafel yang masih basah. Bahan ini memiliki sifat abrasif yang lembut sehingga mampu membantu mengangkat noda tanpa merusak lapisan stainless steel. Soda kue juga dapat membantu mengurangi bau tidak sedap dari saluran pembuangan.

3. Gosok mengikuti arah serat logam

Gunakan spons lembut atau sikat berbulu halus untuk menggosok permukaan wastafel mengikuti arah serat (grain) stainless steel. Hindari menggosok secara melingkar atau menggunakan sabut kawat karena dapat menimbulkan goresan halus.
   

4. Semprotkan cuka putih lalu bilas

Semprotkan cuka putih di atas permukaan yang telah ditaburi soda kue. Reaksi antara kedua bahan akan menghasilkan busa yang membantu melonggarkan noda membandel. Setelah busa berhenti muncul, bilas wastafel menggunakan air hangat hingga tidak ada sisa bahan pembersih yang tertinggal.

5. Keringkan dan periksa noda yang tersisa

Keringkan seluruh permukaan menggunakan kain mikrofiber agar tidak meninggalkan bercak air. Jika masih terdapat noda membandel, buat pasta dari kalium bitartrat (cream of tartar) dan cuka putih, lalu oleskan pada bagian yang bernoda. Diamkan sekitar lima menit sebelum dibilas hingga bersih.

6. Poles hingga kembali mengilap

Setelah wastafel benar-benar bersih dan kering, teteskan sedikit minyak zaitun atau minyak kelapa pada kain mikrofiber. Gosokkan secara tipis ke seluruh permukaan untuk mengembalikan kilau alami sekaligus membantu mengurangi bekas sidik jari.

Tips agar wastafel stainless steel tetap bersih lebih lama

  1. Hindari menggunakan alas piring yang menutupi dasar wastafel dalam waktu lama karena dapat memerangkap air dan kotoran sehingga memicu munculnya noda.
  2. Selalu bilas sisa sabun setelah mencuci piring agar residu tidak mengering dan meninggalkan bercak pada permukaan stainless steel.
  3. Biasakan mengeringkan wastafel setiap selesai digunakan untuk mencegah endapan air, noda mineral, serta sisa makanan yang sulit dibersihkan.
  4. Jangan gunakan pemutih berbahan klorin atau sabut kawat karena dapat merusak lapisan pelindung stainless steel dan menyebabkan permukaan mudah kusam.


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)

MOST SEARCH