TIPS
Rumah Sering Berisik karena Tikus? Ini Cara Mengatasinya
Rizkie Fauzian
Senin 17 Agustus 2026 / 16:33
- Tikus biasanya beraktivitas di area seperti plafon, dapur, gudang, dan bagian rumah yang jarang digunakan.
- Menghilangkan akses masuk serta sumber makanan dapat membantu mencegah tikus kembali ke dalam rumah.
- Letakkan perangkap di jalur yang sering dilalui tikus dan jauhkan dari jangkauan anak-anak serta hewan peliharaan.
Jakarta: Suara tikus yang terdengar dari plafon, atap, dapur, atau bagian lain rumah dapat mengganggu kenyamanan penghuni. Bunyi seperti langkah kaki, suara benda yang bergeser, hingga aktivitas mengerat biasanya terdengar lebih jelas pada malam hari ketika kondisi rumah lebih tenang.
Keberadaan tikus di dalam rumah juga tidak sebaiknya dibiarkan. Selain dapat merusak barang dengan mengerat berbagai material, tikus berpotensi mengotori area rumah dan mencemari makanan.
Untuk mengatasinya, penghuni dapat melakukan beberapa langkah sederhana dengan mengurangi akses tikus ke dalam rumah sekaligus membuat lingkungan tidak menarik bagi hewan tersebut. Berikut cara yang dapat dilakukan untuk mengusir tikus.
Cara usir tikus yang bikin bising di rumah. Foto: Freepik
Perhatikan pula tanda keberadaan tikus, seperti kotoran, bekas gigitan, bau tidak sedap, atau benda yang tampak berantakan. Mengetahui lokasi tikus akan memudahkan proses penanganannya.
Tutup lubang atau celah tersebut menggunakan material yang sulit digigit tikus. Jangan hanya mengandalkan bahan yang mudah dikoyak atau dikerat.
Tempat sampah juga perlu ditutup dengan baik dan dibersihkan secara rutin agar tidak menjadi sumber makanan bagi tikus.
Rapikan gudang dan area penyimpanan secara berkala. Kurangi tumpukan barang yang tidak diperlukan agar ruang menjadi lebih terbuka dan mudah diperiksa.
Gunakan perangkap sesuai petunjuk dan periksa secara rutin. Hindari menempatkan perangkap di area yang mudah dijangkau anak-anak atau hewan peliharaan.
Gunakan sarung tangan saat membersihkan area yang kotor dan jangan menyapu atau mengibaskan kotoran tikus secara kering karena dapat membuat partikel beterbangan.
Jaga pula area sekitar rumah tetap bersih dari tumpukan daun, kayu, atau barang bekas yang dapat menjadi tempat persembunyian.
Suara tikus yang terus terdengar sebaiknya tidak hanya diatasi dengan mengusir hewannya. Menutup akses masuk dan menghilangkan sumber makanan serta tempat persembunyian menjadi bagian penting agar tikus tidak kembali ke rumah.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)
Keberadaan tikus di dalam rumah juga tidak sebaiknya dibiarkan. Selain dapat merusak barang dengan mengerat berbagai material, tikus berpotensi mengotori area rumah dan mencemari makanan.
Untuk mengatasinya, penghuni dapat melakukan beberapa langkah sederhana dengan mengurangi akses tikus ke dalam rumah sekaligus membuat lingkungan tidak menarik bagi hewan tersebut. Berikut cara yang dapat dilakukan untuk mengusir tikus.
Cara usir tikus yang bikin bising di rumah

Cara usir tikus yang bikin bising di rumah. Foto: Freepik
1. Cari sumber suara
Langkah pertama adalah mencari tahu dari mana suara tikus berasal. Periksa area yang sering menjadi tempat tikus bergerak, seperti plafon, loteng, dapur, gudang, belakang lemari, atau celah di sekitar saluran air.Perhatikan pula tanda keberadaan tikus, seperti kotoran, bekas gigitan, bau tidak sedap, atau benda yang tampak berantakan. Mengetahui lokasi tikus akan memudahkan proses penanganannya.
2. Tutup celah yang menjadi akses tikus
Tikus dapat masuk melalui celah yang relatif kecil pada bagian rumah. Karena itu, periksa celah di sekitar pintu, jendela, plafon, dinding, saluran air, dan area pertemuan atap.Tutup lubang atau celah tersebut menggunakan material yang sulit digigit tikus. Jangan hanya mengandalkan bahan yang mudah dikoyak atau dikerat.
3. Simpan makanan dengan rapat
Sumber makanan dapat membuat tikus terus datang ke dalam rumah. Simpan makanan dalam wadah tertutup dan hindari meninggalkan sisa makanan di meja atau dapur.Tempat sampah juga perlu ditutup dengan baik dan dibersihkan secara rutin agar tidak menjadi sumber makanan bagi tikus.
4. Bersihkan area yang berantakan
Tikus cenderung mencari tempat yang aman untuk bersembunyi. Tumpukan kardus, kertas, kain, atau barang yang jarang digunakan dapat menjadi tempat persembunyian.Rapikan gudang dan area penyimpanan secara berkala. Kurangi tumpukan barang yang tidak diperlukan agar ruang menjadi lebih terbuka dan mudah diperiksa.
5. Gunakan perangkap tikus
Perangkap dapat digunakan untuk menangkap tikus yang sudah berada di dalam rumah. Letakkan perangkap di area yang sering dilalui tikus, misalnya di dekat dinding atau lokasi yang ditemukan bekas aktivitasnya.Gunakan perangkap sesuai petunjuk dan periksa secara rutin. Hindari menempatkan perangkap di area yang mudah dijangkau anak-anak atau hewan peliharaan.
6. Bersihkan bekas aktivitas tikus
Setelah tikus berhasil ditangani, bersihkan area yang menjadi tempat aktivitasnya. Kotoran atau sisa makanan yang tercecer perlu dibersihkan agar tidak menjadi sumber kontaminasi.Gunakan sarung tangan saat membersihkan area yang kotor dan jangan menyapu atau mengibaskan kotoran tikus secara kering karena dapat membuat partikel beterbangan.
7. Pangkas tanaman yang terlalu dekat dengan rumah
Tanaman atau semak yang terlalu rimbun dan berada dekat dengan bangunan dapat menjadi jalur tikus menuju rumah. Pangkas bagian tanaman yang menyentuh dinding atau atap.Jaga pula area sekitar rumah tetap bersih dari tumpukan daun, kayu, atau barang bekas yang dapat menjadi tempat persembunyian.
Suara tikus yang terus terdengar sebaiknya tidak hanya diatasi dengan mengusir hewannya. Menutup akses masuk dan menghilangkan sumber makanan serta tempat persembunyian menjadi bagian penting agar tikus tidak kembali ke rumah.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)