TIPS

Jangan Cuma Sikat Kloset, Ini 7 Bagian Kamar Mandi yang Menyimpan Banyak Kuman

Rizkie Fauzian
Rabu 22 Juli 2026 / 16:12
Ringkasnya gini..
  • Kelembapan yang tinggi membuat kamar mandi menjadi tempat ideal bagi pertumbuhan bakteri dan jamur.
  • Selain kloset, gagang pintu, keran air, nat keramik, saluran pembuangan, tirai shower, dan tempat sikat gigi juga menjadi area yang sering menjadi sarang kuman jika jarang dibersihkan.
  • Menjaga ventilasi, mengurangi kelembapan, dan membersihkan area yang sering disentuh secara berkala dapat membantu menjaga kamar mandi tetap bersih serta mengurangi risiko penyebaran kuman di rumah.
Jakarta: Kamar mandi merupakan salah satu area di rumah yang paling sering terpapar air dan kelembapan. Kondisi tersebut membuat ruangan ini menjadi tempat yang ideal bagi pertumbuhan bakteri, jamur, dan mikroorganisme lainnya apabila kebersihannya tidak dijaga dengan baik.

Meski terlihat bersih, masih banyak bagian kamar mandi yang sering luput dari perhatian saat dibersihkan. Akibatnya, kotoran dan kuman dapat menumpuk hingga memicu bau tidak sedap, noda membandel, bahkan berpotensi mengganggu kesehatan penghuni rumah.

Bagian kamar mandi yang jadi sarang kuman


Bagian kamar mandi yang jadi sarang kuman. Foto: Freepik

Berikut beberapa bagian kamar mandi yang sebaiknya dibersihkan secara rutin.

1. Gagang pintu

Gagang pintu menjadi salah satu titik yang paling sering disentuh oleh seluruh penghuni rumah. Permukaan ini dapat menjadi tempat berpindahnya kuman dari tangan sehingga perlu dibersihkan secara rutin menggunakan cairan disinfektan atau pembersih antibakteri.

2. Keran air dan tuas shower

Keran dan tuas shower sering kali disentuh sebelum maupun sesudah mencuci tangan. Sisa sabun, noda air, dan kelembapan membuat area ini mudah menjadi tempat berkembangnya bakteri jika tidak dibersihkan secara berkala.

3. Tirai atau pintu shower

Bagian ini sering terkena air dan sabun sehingga mudah ditumbuhi jamur, lumut, serta kerak. Bersihkan tirai shower secara berkala atau cuci sesuai petunjuk perawatan untuk mencegah penumpukan kotoran.
   

4. Nat keramik

Celah di antara keramik menjadi tempat favorit jamur dan lumut tumbuh karena sering lembap. Bersihkan nat menggunakan sikat kecil dan cairan pembersih khusus agar noda tidak semakin sulit dihilangkan.

5. Saluran pembuangan

Sisa rambut, sabun, dan kotoran yang menumpuk di saluran pembuangan dapat menjadi sumber bau tidak sedap sekaligus tempat berkembangnya bakteri. Bersihkan saluran secara rutin agar aliran air tetap lancar.

6. Dudukan kloset

Selain bagian dalam kloset, dudukan kloset juga harus dibersihkan setiap hari, terutama jika digunakan oleh banyak anggota keluarga. Gunakan cairan pembersih yang sesuai agar permukaannya tetap higienis.

7. Tempat sikat gigi

Tempat penyimpanan sikat gigi sering terlupakan saat membersihkan kamar mandi. Padahal, wadah ini dapat menyimpan sisa air, debu, dan bakteri. Cuci tempat sikat gigi secara berkala menggunakan sabun dan air hangat agar tetap bersih.

Tips menjaga kamar mandi tetap higienis

Selain membersihkan seluruh area secara rutin, pastikan kamar mandi memiliki ventilasi atau exhaust fan agar kelembapan berkurang. Biasakan mengeringkan lantai setelah digunakan, membuang sampah secara rutin, serta menggunakan disinfektan pada area yang sering disentuh untuk membantu mengurangi pertumbuhan kuman.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)

MOST SEARCH