TIPS
Feng Shui Kamar Mandi di Dalam Kamar Tidur Utama, Begini Penataannya
Rizkie Fauzian
Jumat 04 September 2026 / 16:14
- Dalam feng shui, pintu kamar mandi sebaiknya tidak langsung menghadap tempat tidur dan dapat ditutup setelah digunakan.
- Kamar mandi di dalam kamar utama perlu dijaga tetap bersih, kering, dan memiliki ventilasi yang baik.
- Kepala tempat tidur sebaiknya tidak berbatasan langsung dengan area toilet atau saluran pembuangan jika tata ruang memungkinkan.
Jakarta: Kamar mandi yang berada di dalam kamar tidur utama menjadi pilihan pada sejumlah hunian modern karena memberikan kemudahan dan privasi. Namun, dalam feng shui, posisi kamar mandi di dalam kamar tidur perlu diperhatikan karena area ini dianggap berkaitan dengan energi yang perlu dijaga agar tidak memengaruhi kenyamanan penghuni.
Feng shui merupakan prinsip penataan ruang dari tradisi Tiongkok yang mempertimbangkan aliran energi atau qi dalam sebuah hunian. Penataan kamar tidur dan kamar mandi yang tepat dipercaya dapat menciptakan suasana yang lebih harmonis.
Kamar mandi juga identik dengan elemen air serta aktivitas pembuangan. Karena itu, beberapa prinsip feng shui menyarankan agar area kamar mandi tetap bersih, kering, memiliki sirkulasi udara baik, dan tidak menjadi pusat perhatian dari area tidur.
Feng Shui kamar mandi. Foto: AI
Berikut beberapa hal yang dapat diperhatikan saat menata kamar mandi di dalam kamar tidur utama.
Jika kondisi ruangan tidak memungkinkan untuk mengubah posisi pintu, penghuni dapat menggunakan sekat, partisi, atau pintu kamar mandi yang selalu tertutup untuk memisahkan kedua area tersebut.
Penataan ini juga dapat membuat kamar tidur terasa lebih rapi dan menjaga privasi ketika kamar mandi sedang digunakan.
Jika memungkinkan, tempat tidur dapat dipindahkan sehingga bagian kepala tidak berada tepat di balik dinding yang menjadi area toilet atau saluran pembuangan. Posisi tempat tidur juga sebaiknya memiliki sandaran kepala yang kokoh agar memberikan kesan lebih stabil.
Selain pertimbangan feng shui, pengaturan tersebut dapat membantu mengurangi gangguan suara dari aktivitas di kamar mandi.
Kamar mandi sebaiknya dibersihkan secara rutin, terutama bagian toilet, lantai, saluran air, dan area yang mudah mengalami penumpukan kerak.
Setelah digunakan, lantai juga sebaiknya tidak dibiarkan terlalu basah. Pastikan kamar mandi memiliki ventilasi atau exhaust fan agar udara lembap dapat keluar dan sirkulasi udara tetap berjalan.
Kebiasaan tersebut juga memiliki manfaat praktis karena dapat membantu mengurangi penyebaran bau dan menjaga tampilan kamar tidur tetap rapi.
Warna seperti putih, krem, abu-abu muda, atau warna tanah dapat digunakan pada dinding, lantai, maupun aksesori kamar mandi. Pemilihan warna tetap dapat disesuaikan dengan desain interior kamar secara keseluruhan.
Penataan ini membuat kamar mandi tidak langsung terlihat dari tempat tidur sekaligus memberikan batas yang jelas antara area untuk beristirahat dan area untuk membersihkan diri.
Dalam feng shui, air yang tidak terkendali sering dikaitkan dengan energi yang kurang baik. Dari sisi praktis, memperbaiki kebocoran juga penting untuk mencegah munculnya jamur, bau apak, dan kerusakan material bangunan.
Pada akhirnya, feng shui dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam menata kamar mandi di dalam kamar tidur utama. Namun, aspek kenyamanan, kebersihan, pencahayaan, ventilasi, dan keamanan tetap perlu menjadi prioritas dalam desain hunian.
(KIE)
Feng shui merupakan prinsip penataan ruang dari tradisi Tiongkok yang mempertimbangkan aliran energi atau qi dalam sebuah hunian. Penataan kamar tidur dan kamar mandi yang tepat dipercaya dapat menciptakan suasana yang lebih harmonis.
Kamar mandi juga identik dengan elemen air serta aktivitas pembuangan. Karena itu, beberapa prinsip feng shui menyarankan agar area kamar mandi tetap bersih, kering, memiliki sirkulasi udara baik, dan tidak menjadi pusat perhatian dari area tidur.
Feng Shui kamar mandi di dalam kamar tidur

Feng Shui kamar mandi. Foto: AI
Berikut beberapa hal yang dapat diperhatikan saat menata kamar mandi di dalam kamar tidur utama.
1. Hindari posisi pintu kamar mandi menghadap tempat tidur
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah posisi pintu kamar mandi. Dalam prinsip feng shui, pintu kamar mandi yang langsung menghadap tempat tidur dianggap kurang ideal karena area kamar mandi dan tempat tidur memiliki fungsi yang berbeda.Jika kondisi ruangan tidak memungkinkan untuk mengubah posisi pintu, penghuni dapat menggunakan sekat, partisi, atau pintu kamar mandi yang selalu tertutup untuk memisahkan kedua area tersebut.
Penataan ini juga dapat membuat kamar tidur terasa lebih rapi dan menjaga privasi ketika kamar mandi sedang digunakan.
Baca Juga :
Feng Shui Ungkap Posisi Kamar Mandi yang Sebaiknya Dihindari
2. Jangan letakkan kepala tempat tidur berbatasan dengan kamar mandi
Posisi kepala tempat tidur yang menempel atau berbatasan langsung dengan dinding kamar mandi juga kerap dianggap kurang baik dalam feng shui.Jika memungkinkan, tempat tidur dapat dipindahkan sehingga bagian kepala tidak berada tepat di balik dinding yang menjadi area toilet atau saluran pembuangan. Posisi tempat tidur juga sebaiknya memiliki sandaran kepala yang kokoh agar memberikan kesan lebih stabil.
Selain pertimbangan feng shui, pengaturan tersebut dapat membantu mengurangi gangguan suara dari aktivitas di kamar mandi.
3. Pastikan kamar mandi selalu bersih dan kering
Kebersihan menjadi salah satu aspek penting dalam penataan kamar mandi. Area yang lembap, kotor, atau memiliki bau tidak sedap dapat membuat kamar tidur utama terasa kurang nyaman.Kamar mandi sebaiknya dibersihkan secara rutin, terutama bagian toilet, lantai, saluran air, dan area yang mudah mengalami penumpukan kerak.
Setelah digunakan, lantai juga sebaiknya tidak dibiarkan terlalu basah. Pastikan kamar mandi memiliki ventilasi atau exhaust fan agar udara lembap dapat keluar dan sirkulasi udara tetap berjalan.
4. Tutup pintu dan toilet setelah digunakan
Dalam feng shui, pintu kamar mandi dan penutup toilet disarankan tetap tertutup ketika tidak digunakan. Prinsip ini berkaitan dengan upaya menjaga area kamar tidur tetap terpisah dari area kamar mandi.Kebiasaan tersebut juga memiliki manfaat praktis karena dapat membantu mengurangi penyebaran bau dan menjaga tampilan kamar tidur tetap rapi.
5. Gunakan warna yang menenangkan
Kamar tidur utama sebaiknya memiliki suasana yang tenang karena menjadi tempat beristirahat. Untuk kamar mandi yang berada di dalamnya, penggunaan warna netral dan lembut dapat membantu menciptakan transisi visual yang lebih nyaman.Warna seperti putih, krem, abu-abu muda, atau warna tanah dapat digunakan pada dinding, lantai, maupun aksesori kamar mandi. Pemilihan warna tetap dapat disesuaikan dengan desain interior kamar secara keseluruhan.
6. Pisahkan area kamar dan kamar mandi
Jika kamar tidur utama cukup luas, area kamar mandi dapat dibuat sedikit tersembunyi dari pandangan langsung. Partisi, pintu kaca buram, atau dinding pendek dapat digunakan sebagai pembatas.Penataan ini membuat kamar mandi tidak langsung terlihat dari tempat tidur sekaligus memberikan batas yang jelas antara area untuk beristirahat dan area untuk membersihkan diri.
7. Perhatikan saluran air dan kebocoran
Kebocoran air sebaiknya segera diperbaiki. Selain dapat merusak dinding dan lantai, kondisi tersebut membuat kamar mandi menjadi lebih lembap.Dalam feng shui, air yang tidak terkendali sering dikaitkan dengan energi yang kurang baik. Dari sisi praktis, memperbaiki kebocoran juga penting untuk mencegah munculnya jamur, bau apak, dan kerusakan material bangunan.
Pada akhirnya, feng shui dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam menata kamar mandi di dalam kamar tidur utama. Namun, aspek kenyamanan, kebersihan, pencahayaan, ventilasi, dan keamanan tetap perlu menjadi prioritas dalam desain hunian.
(KIE)