TIPS
7 Ide Kamar Mandi Ramah Lansia yang Aman dan Nyaman
Rizkie Fauzian
Jumat 21 Agustus 2026 / 20:52
- Lantai antiselip dapat membantu mengurangi risiko terpeleset di kamar mandi yang sering basah.
- Pegangan dan kursi shower membuat lansia lebih mudah menjaga keseimbangan saat mandi maupun berpindah posisi.
- Ruang yang lapang dan pencahayaan cukup membantu menciptakan kamar mandi yang lebih aman dan mudah digunakan.
Jakarta: Kamar mandi menjadi salah satu area rumah yang perlu mendapat perhatian lebih ketika dihuni lansia. Lantai yang licin, ruang yang sempit, hingga tidak adanya pegangan dapat meningkatkan risiko terpeleset dan jatuh.
Karena itu, desain kamar mandi ramah lansia tidak hanya mengutamakan tampilan, tetapi juga keamanan, kemudahan bergerak, dan kenyamanan. Beberapa penyesuaian sederhana dapat membuat kamar mandi lebih mudah digunakan tanpa harus mengubah seluruh bagian ruangan.
Tips ciptakan kamar mandi aman untuk lansia. Foto: Freepik
Berikut sejumlah ide yang bisa diterapkan untuk membuat kamar mandi lebih ramah lansia.
Hindari penggunaan keramik yang terlalu licin. Permukaan lantai juga sebaiknya tetap mudah dibersihkan agar kamar mandi tidak menjadi lembap dan kotor.
Pastikan pegangan terpasang kuat pada struktur dinding dan memiliki posisi yang mudah dijangkau.
Pilih kursi yang kokoh dan memiliki permukaan yang tidak mudah membuat tubuh tergelincir. Jika memungkinkan, gunakan model yang memiliki sandaran dan pegangan.
Penataan yang lapang juga akan membantu jika lansia menggunakan tongkat, walker, atau membutuhkan bantuan orang lain saat berada di kamar mandi.
Hindari penggunaan kunci yang sulit dibuka dari luar apabila terjadi kondisi darurat di dalam kamar mandi.
Gunakan pencahayaan yang merata dan hindari area yang terlalu gelap. Sakelar lampu juga sebaiknya ditempatkan di lokasi yang mudah dijangkau.
Jika menggunakan rak, pilih model yang kokoh dan tidak memiliki sudut tajam yang dapat membahayakan penghuni.
Membuat kamar mandi ramah lansia tidak selalu membutuhkan renovasi besar. Pemilihan material antiselip, pemasangan pegangan, pencahayaan yang baik, serta penataan ruang yang lebih lapang dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan kamar mandi yang lebih aman dan nyaman.
(KIE)
Karena itu, desain kamar mandi ramah lansia tidak hanya mengutamakan tampilan, tetapi juga keamanan, kemudahan bergerak, dan kenyamanan. Beberapa penyesuaian sederhana dapat membuat kamar mandi lebih mudah digunakan tanpa harus mengubah seluruh bagian ruangan.
Kamar mandi aman untuk lansia

Tips ciptakan kamar mandi aman untuk lansia. Foto: Freepik
Berikut sejumlah ide yang bisa diterapkan untuk membuat kamar mandi lebih ramah lansia.
1. Gunakan lantai antiselip
Pemilihan lantai menjadi salah satu hal penting dalam kamar mandi. Gunakan material dengan permukaan antiselip agar risiko terpeleset dapat dikurangi, terutama ketika lantai dalam kondisi basah.Hindari penggunaan keramik yang terlalu licin. Permukaan lantai juga sebaiknya tetap mudah dibersihkan agar kamar mandi tidak menjadi lembap dan kotor.
2. Pasang pegangan di area penting
Grab bar atau pegangan dapat dipasang di area yang membutuhkan dukungan, seperti dekat kloset dan area shower. Pegangan membantu lansia menjaga keseimbangan saat duduk, berdiri, maupun berpindah tempat.Pastikan pegangan terpasang kuat pada struktur dinding dan memiliki posisi yang mudah dijangkau.
3. Sediakan kursi di area shower
Kursi shower dapat menjadi pilihan untuk membuat aktivitas mandi lebih aman dan nyaman. Lansia tidak perlu berdiri terlalu lama sehingga risiko kehilangan keseimbangan dapat dikurangi.Pilih kursi yang kokoh dan memiliki permukaan yang tidak mudah membuat tubuh tergelincir. Jika memungkinkan, gunakan model yang memiliki sandaran dan pegangan.
4. Buat area kamar mandi lebih lapang
Ruang gerak yang cukup penting untuk memudahkan lansia berpindah dari satu area ke area lain. Hindari terlalu banyak furnitur atau benda yang menghalangi jalur.Penataan yang lapang juga akan membantu jika lansia menggunakan tongkat, walker, atau membutuhkan bantuan orang lain saat berada di kamar mandi.
5. Pilih pintu yang mudah dibuka
Pintu kamar mandi sebaiknya mudah dioperasikan dan tidak membutuhkan tenaga besar untuk dibuka. Pintu geser dapat menjadi alternatif karena tidak membutuhkan area bukaan seperti pintu konvensional.Hindari penggunaan kunci yang sulit dibuka dari luar apabila terjadi kondisi darurat di dalam kamar mandi.
6. Pastikan pencahayaan cukup
Kamar mandi yang terang membantu lansia melihat perubahan permukaan lantai, posisi kloset, pegangan, dan benda lainnya dengan lebih jelas.Gunakan pencahayaan yang merata dan hindari area yang terlalu gelap. Sakelar lampu juga sebaiknya ditempatkan di lokasi yang mudah dijangkau.
7. Gunakan perlengkapan yang mudah dijangkau
Letakkan sabun, sampo, handuk, dan perlengkapan mandi lainnya pada ketinggian yang mudah dijangkau. Penataan ini membantu lansia tidak perlu membungkuk atau menjangkau terlalu tinggi.Jika menggunakan rak, pilih model yang kokoh dan tidak memiliki sudut tajam yang dapat membahayakan penghuni.
Membuat kamar mandi ramah lansia tidak selalu membutuhkan renovasi besar. Pemilihan material antiselip, pemasangan pegangan, pencahayaan yang baik, serta penataan ruang yang lebih lapang dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan kamar mandi yang lebih aman dan nyaman.
(KIE)