Titik jalan masuk ular ke rumah. Foto: Freepik
Titik jalan masuk ular ke rumah. Foto: Freepik

8 Celah Rumah yang Bisa Jadi Jalan Masuk Ular

Rizkie Fauzian • 14 Mei 2026 16:18
Ringkasnya gini..
  • Ular ternyata dapat masuk ke dalam rumah melalui berbagai celah kecil yang sering tidak disadari penghuni.
  • Area seperti garasi, loteng, dan ruang bawah tanah menjadi lokasi yang perlu diperiksa secara rutin agar tidak menjadi tempat persembunyian ular.
  • Selain melalui pintu dan jendela, ular juga dapat masuk lewat kasa rusak hingga cerobong asap tanpa penutup.
Jakarta: Kemunculan ular di dalam rumah sering membuat penghuni panik dan tidak nyaman. Hewan melata tersebut umumnya masuk melalui celah kecil pada bangunan yang jarang diperhatikan.
 
Perubahan cuaca, kondisi lingkungan lembap, hingga keberadaan tempat persembunyian yang hangat menjadi alasan ular mencari perlindungan ke area rumah. Karena tubuhnya lentur, ular dapat melewati lubang atau retakan kecil yang tampak sepele.
 
Tidak hanya melalui pintu atau jendela, ular juga dapat masuk dari berbagai titik tersembunyi di rumah. Karena itu, penting bagi penghuni mengenali area yang berpotensi menjadi akses masuk reptil tersebut.

Titik jalan masuk ular ke rumah

8 Celah Rumah yang Bisa Jadi Jalan Masuk Ular
Titik jalan masuk ular ke rumah. Foto: Freepik

Dilansir dari AOL, berikut beberapa titik jalan masuk ular ke rumah yang sering diabaikan.

1. Retakan pada pondasi rumah

Retakan pada pondasi dapat muncul akibat pergeseran tanah atau penyusutan material bangunan. Celah kecil ini sering dimanfaatkan ular untuk masuk karena suhu hangat dari dalam rumah mudah terdeteksi.
 
Menutup retakan menggunakan semen atau bahan penyegel permanen dapat membantu mencegah ular masuk.

2. Ruang bawah tanah

Ruang bawah tanah umumnya memiliki area lembap dan minim cahaya sehingga menjadi tempat ideal bagi ular untuk bersembunyi.
 
Kerusakan pada bingkai jendela kayu juga dapat menciptakan celah masuk bagi reptil tersebut.
Penggunaan bingkai logam dan pemeriksaan rutin disarankan untuk mengurangi risiko.

3. Ventilasi rumah

Ventilasi yang terbuka tanpa pelindung dapat menjadi jalur masuk ular. Hewan ini tertarik pada aliran udara hangat yang keluar dari dalam rumah.
 
Memasang kawat atau jaring besi pada ventilasi dapat membantu menghalangi akses ular tanpa mengganggu sirkulasi udara.

4. Area atap dan loteng

Beberapa jenis ular memiliki kemampuan memanjat pohon dan masuk melalui celah atap menuju loteng rumah. Area loteng yang hangat dan jarang digunakan sering menjadi tempat persembunyian ular.
 
Memangkas dahan pohon dekat atap dan memastikan genteng terpasang rapat dapat membantu mencegah ular masuk.

5. Celah pintu garasi

Karet bawah pintu garasi yang longgar dapat menciptakan celah kecil untuk jalan masuk ular. Area garasi yang kotor dan lembap juga dapat menarik perhatian reptil tersebut.
 
Penggantian segel pintu secara berkala serta menjaga kebersihan garasi menjadi langkah penting pencegahan.

6. Lubang di sekitar pipa

Celah di sekitar jalur pipa air atau saluran pembuangan sering kali tidak tertutup sempurna. Lubang ini dapat menjadi akses ular menuju area dapur maupun kamar mandi. Gunakan busa atau bahan penutup khusus untuk menutup seluruh celah di sekitar pipa.

7. Jendela dengan kasa rusak

Kasa nyamuk yang berlubang dapat memudahkan ular masuk, terutama jika terdapat tanaman rambat di dekat jendela. Ular dapat memanjat tanaman dan melewati lubang kecil pada jaring. Perbaiki kasa yang rusak dan hindari tanaman terlalu dekat dengan dinding rumah.

8. Cerobong asap tanpa penutup

Cerobong asap yang tidak memiliki pelindung dapat menjadi jalur masuk ular, terutama pada rumah dengan dinding cerobong yang kasar dan mudah dipanjat.
 
Pemasangan penutup berbahan baja tahan karat dengan jaring pelindung dapat membantu menjaga rumah tetap aman dari ular. (Syarifah Komalasari)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan