TIPS

Kamar Mandi Sering Becek? Ini 5 Cara agar Lantai Cepat Kering

Adri Prima
Minggu 20 September 2026 / 18:07
Ringkasnya gini..
  • Penataan kamar mandi yang tepat dapat membantu mengurangi genangan dan membuat lantai lebih cepat kering.
  • Pisahkan area basah dan kering serta arahkan kemiringan lantai menuju saluran pembuangan agar air tidak tertahan.
  • Pilih lantai antiselip dan atur posisi kloset serta sumber air agar aliran air tetap lancar dan kamar mandi mudah dirawat.
Jakarta: Kamar mandi yang sering becek membuat lantai sulit kering dan ruangan terasa lembap. Kondisi ini perlu diatasi dengan penataan kamar mandi yang tepat untuk mengurangi genangan dan membuat aliran air lebih baik. 

Penataan kamar mandi berfungsi mengarahkan air menuju saluran pembuangan serta membatasi penyebaran air ke area lain. Hal ini juga berkaitan dengan pembagian area basah dan kering agar tidak saling bercampur ketika digunakan.

Susunan tata letak kamar mandi yang tepat dapat mempercepat aliran air dan mengurangi genangan. Kamar mandi juga lebih mudah dirawat dan risiko lantai licin akibat air yang tertahan jadi lebih kecil.

Namun, air di kamar mandi yang menggenang sering kali membuat lantai lebih lama kering. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kamar mandi yang sering becek. Berikut ini solusi biar cepat kering kamar mandi sering becek:

1. Jauhkan sumber cipratan air dari area kering

Cipratan air dari shower atau wastafel dapat membuat lantai kamar mandi menjadi basah. Oleh karena itu, arah cipratan dan posisi sumber air perlu diperhatikan agar tidak menyebar ke area yang seharusnya tetap kering dan area kamar mandi tetap lebih mudah dibersihkan.

2. Pastikan lantai mengarah ke saluran pembuangan

Kemiringan lantai bisa mengarahkan air menuju saluran pembuangan, idealnya berada pada kisaran 1-2 persen, dengan posisi drain tidak lebih tinggi dari permukaan lantai di sekitarnya.

Jika kemiringan lantai di kamar mandi tidak memadai, air dapat tertahan dan membentuk genangan sehingga kamar mandi akan tetap basah dan lembap.

3. Pisahkan area basah dan area kering

Pembagian zona basah seperti shower dan bak mandi, serta zona kering seperti wastafel, rak, dan area berpakaian dapat mencegah air menggenang di area kamar mandi.

Kedua area dapat dipisahkan dengan partisi kaca, tirai shower, atau dinding pembatas agar air tidak menyebar ke seluruh ruangan.

Selain membuat perlengkapan lebih tertata rapi, cara ini dapat menjaga area yang tidak terkena air tetap kering dan memudahkan perawatan kamar mandi.

4. Letakkan kloset jauh dari jalur sumber air

Kloset yang berada di jalur air dapat membuat air tertahan di sekeliling lantai kamar mandi dan menghambat pembuangan. Oleh karena itu, kloset sebaiknya ditempatkan di area kering dan tidak berada di jalur langsung menuju drain agar aliran air tetap lancar.

Selain membantu menjaga aliran air, penempatan kloset yang tepat dapat membuat tata letak kamar mandi lebih rapi dan memudahkan dalam perawatan jangka panjang.

5. Pilih tekstur lantai yang mendukung aliran air

Pemilihan lantai kamar mandi juga perlu diperhatikan karena berkaitan dengan keamanan dan kemudahan membersihkan ruang. Lantai yang terlalu licin dapat membuat pijakan jadi tidak stabil, namun permukaan yang terlalu kasar justru lebih sulit dibersihkan.

Gunakan keramik atau granit anti-slip dengan tekstur sedang untuk mengarahkan air ke drain. Keramik granit kamar mandi juga memiliki daya tahan tinggi sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang.

Kamar mandi yang sering becek dapat ditangani dengan memperhatikan penataannya. Susunan yang tepat dapat membuat air lebih mudah mengalir menuju drain dan tidak menyebar ke seluruh area kamar mandi. (Syarifah Komalasari)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(PRI)

MOST SEARCH