Ilustrasi septic tank. Foto: Freepik
Ilustrasi septic tank. Foto: Freepik

Jangan Sepelekan, Ini Penyebab dan Cara Cegah Septic Tank Bocor

Rizkie Fauzian • 26 Mei 2026 16:58
Ringkasnya gini..
  • Septic tank bocor dapat menyebabkan bau tidak sedap dan mencemari lingkungan rumah.
  • Kebocoran dapat dicegah dengan perawatan rutin dan penggunaan material berkualitas.
  • Penyedotan berkala dan menghindari membuang sampah ke toilet membantu menjaga septic tank tetap awet.
Jakarta: Septic tank menjadi salah satu bagian penting pada sistem sanitasi rumah tangga. Jika mengalami kebocoran, kondisi ini tidak hanya menimbulkan bau tidak sedap, tetapi juga dapat mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan penghuni rumah.
 
Kebocoran septic tank umumnya terjadi akibat usia bangunan, kualitas material yang kurang baik, hingga perawatan yang tidak rutin. Karena itu, penting melakukan pencegahan sejak awal agar septic tank tetap berfungsi optimal dan tahan lama.
 
Selain menjaga kebersihan lingkungan, septic tank yang terawat juga membantu mencegah kerusakan pada struktur tanah di sekitar rumah. Berikut beberapa cara mencegah septic tank bocor yang dapat diterapkan.

Cara mencegah septic tank bocor

Jangan Sepelekan, Ini Penyebab dan Cara Cegah Septic Tank Bocor
Mencegah septic tank bocor. Ilustrasi: Freepik

1. Gunakan material berkualitas

Pemilihan material septic tank sangat memengaruhi daya tahan dan risiko kebocoran. Gunakan bahan berkualitas seperti beton bertulang atau septic tank modern berbahan fiber yang lebih tahan retak dan rembes. Pastikan proses pemasangan dilakukan dengan benar agar sambungan tidak mudah bocor.

2. Perhatikan lokasi pemasangan

Septic tank sebaiknya ditempatkan di area yang aman dan tidak terlalu dekat dengan sumber air bersih seperti sumur. Jarak yang ideal membantu mencegah pencemaran air jika terjadi kerusakan pada saluran limbah.
  Selain itu, hindari pemasangan di area yang sering dilalui kendaraan berat karena tekanan berlebih dapat menyebabkan retak pada septic tank.

3. Sedot septic tank secara rutin

Limbah yang menumpuk terlalu lama dapat meningkatkan tekanan di dalam septic tank dan memicu kebocoran. Karena itu, penyedotan septic tank perlu dilakukan secara berkala, umumnya setiap tiga hingga lima tahun tergantung kapasitas dan penggunaan. Perawatan rutin juga membantu mencegah saluran mampet dan bau tidak sedap.

4. Hindari membuang sampah ke toilet

Salah satu penyebab septic tank cepat penuh ialah kebiasaan membuang sampah seperti tisu, plastik, pembalut, atau minyak ke saluran toilet.

Benda-benda tersebut sulit terurai dan dapat menyumbat sistem pembuangan. Gunakan toilet hanya untuk limbah yang memang dapat diproses di septic tank.

5. Kurangi penggunaan bahan kimia berlebihan

Cairan pembersih dengan kandungan bahan kimia keras dapat mengganggu bakteri alami di dalam septic tank yang berfungsi menguraikan limbah.
 
Jika bakteri terganggu, proses penguraian menjadi tidak optimal dan berpotensi menyebabkan penumpukan limbah. Gunakan produk pembersih secukupnya agar sistem septic tank tetap bekerja dengan baik.

6. Periksa tanda kebocoran sejak dini

Kebocoran septic tank biasanya ditandai munculnya bau menyengat, genangan air di sekitar septic tank, atau saluran pembuangan yang mulai tersumbat.
 
Jika menemukan tanda tersebut, segera lakukan pemeriksaan agar kerusakan tidak semakin parah. Penanganan lebih awal dapat membantu mengurangi biaya perbaikan.

7. Gunakan jasa profesional

Pemasangan maupun perawatan septic tank sebaiknya dilakukan oleh tenaga profesional agar sistem sanitasi rumah bekerja dengan aman dan sesuai standar.
 
Pemeriksaan rutin oleh teknisi juga membantu memastikan septic tank tetap dalam kondisi baik dan tidak mengalami kebocoran.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan