TIPS

Keramik vs Granit, Mana yang Lebih Hemat untuk Lantai Rumah?

Rizkie Fauzian
Selasa 11 Agustus 2026 / 19:26
Ringkasnya gini..
  • Keramik umumnya menawarkan pilihan harga yang lebih beragam sehingga lebih mudah disesuaikan dengan anggaran rumah.
  • Granit cenderung memiliki harga material lebih tinggi dan pemasangannya perlu dilakukan dengan lebih teliti.
  • Calon pembeli rumah sebaiknya menghitung harga per meter persegi, ongkos pemasangan, material pendukung, dan kebutuhan cadangan sebelum memilih lantai.
Jakarta: Memilih material lantai menjadi salah satu hal yang perlu dipertimbangkan saat membeli atau membangun rumah. Dua material yang banyak digunakan adalah keramik dan granit. Selain tampilan, perbedaan harga material dan biaya pemasangan dapat memengaruhi anggaran renovasi maupun pembangunan rumah.

Bagi calon pembeli rumah, pemilihan lantai perlu disesuaikan dengan anggaran yang tersedia. Keramik umumnya memiliki pilihan harga yang lebih beragam sehingga lebih mudah disesuaikan dengan kebutuhan dan luas rumah.

Sementara itu, granit biasanya berada pada kelas harga yang lebih tinggi. Material ini dapat memberikan tampilan yang lebih mewah, tetapi calon pemilik rumah perlu memperhitungkan biaya material, pemasangan, serta kebutuhan tambahan lainnya.

Keramik vs Granit, mana lebih murah?


Memilih material lantai perlu dipertimbangkan saat membangun rumah. Foto: Freepik
 

1. Harga material

Keramik umumnya lebih terjangkau dibandingkan granit. Produk keramik tersedia dalam berbagai ukuran, motif, kualitas, dan rentang harga sehingga calon pembeli rumah memiliki lebih banyak pilihan sesuai anggaran.

Granit memiliki harga yang cenderung lebih tinggi, terutama untuk produk dengan ukuran besar, motif tertentu, atau kualitas premium. Karena itu, penggunaan granit untuk seluruh lantai rumah dapat membutuhkan anggaran material yang lebih besar.

Namun, harga dapat berbeda-beda tergantung merek, ukuran, jenis material, kualitas, serta tempat pembelian. Calon pembeli sebaiknya membandingkan harga per meter persegi agar lebih mudah menghitung total kebutuhan.

2. Biaya pemasangan

Biaya pemasangan juga perlu masuk dalam perhitungan. Keramik relatif lebih umum digunakan sehingga tukang lebih mudah ditemukan dan proses pemasangannya sudah banyak dilakukan pada proyek rumah tinggal.

Pemasangan granit dapat membutuhkan pengerjaan yang lebih teliti, terutama jika menggunakan ukuran besar. Permukaan lantai juga perlu dipastikan rata agar hasil pemasangan terlihat rapi.

Selain ongkos tukang, calon pembeli perlu memperhitungkan material pendukung seperti semen, perekat, nat, serta biaya persiapan permukaan lantai apabila diperlukan.
   

3. Jangan hanya menghitung harga per dus

Saat membandingkan keramik dan granit, jangan hanya melihat harga per dus. Setiap produk memiliki ukuran dan jumlah keping yang berbeda sehingga lebih tepat menghitung berdasarkan harga per meter persegi.

Misalnya, kebutuhan lantai sebuah rumah mencapai 60 meter persegi. Harga material Rp100 ribu per meter persegi berarti membutuhkan sekitar Rp6 juta untuk material utama, sebelum memperhitungkan cadangan, perekat, nat, dan biaya pemasangan.

Karena itu, calon pembeli rumah sebaiknya menghitung kebutuhan berdasarkan luas lantai terlebih dahulu sebelum menentukan material.

4. Perhitungkan material cadangan

Material lantai sebaiknya tidak dibeli pas sesuai luas ruangan. Sebagian material perlu disiapkan sebagai cadangan untuk mengantisipasi pemotongan, kerusakan saat pemasangan, atau kebutuhan penggantian di kemudian hari.

Semakin rumit pola pemasangan atau semakin banyak area yang membutuhkan pemotongan, kebutuhan material cadangan dapat semakin besar.

Mana yang lebih cocok untuk calon pembeli rumah?


Memilih material lantai perlu dipertimbangkan saat membangun rumah. Foto: AI

Jika prioritas utama adalah menekan biaya pembangunan atau renovasi, keramik dapat menjadi pilihan yang lebih fleksibel. Banyaknya pilihan harga dan desain memungkinkan material ini disesuaikan dengan anggaran.

Sementara itu, granit dapat dipertimbangkan bagi calon pemilik rumah yang menginginkan tampilan tertentu dan bersedia menyediakan anggaran lebih besar untuk material lantai.

Pada akhirnya, pilihan tidak hanya ditentukan oleh harga material. Calon pembeli perlu menghitung seluruh biaya, mulai dari kebutuhan material per meter persegi, material pendukung, ongkos pemasangan, hingga biaya tambahan lainnya.

Dengan membuat perhitungan sejak awal, calon pemilik rumah dapat menentukan material lantai yang sesuai dengan anggaran tanpa mengorbankan kebutuhan ruang dan tampilan rumah.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)

MOST SEARCH