TIPS
3 Cara Menghilangkan Noda Pewarna pada Kain, dari Baju hingga Karpet
Rizkie Fauzian
Sabtu 24 Oktober 2026 / 12:45
- Produk penghilang lunturan dapat digunakan untuk pakaian yang berubah warna, selama sesuai dengan petunjuk produk dan jenis kain.
- Noda pada sofa dan karpet perlu dibersihkan dengan metode tepuk, bukan digosok keras, agar noda tidak menyebar.
- Selalu uji larutan pembersih pada bagian tersembunyi dan hindari penggunaan bahan tambahan yang berisiko merusak warna atau serat kain.
Jakarta: Noda pewarna pada kain akibat pakaian yang luntur, tumpahan cairan berwarna, atau perpindahan warna dari bahan tekstil lain dapat sulit dihilangkan. Terlebih jika noda sudah mengering atau meresap ke dalam serat kain.
Meski demikian, kain yang terkena noda tidak selalu harus dibuang. Sejumlah metode pembersihan dapat dicoba untuk membantu mengangkat noda, tergantung jenis pewarna, material kain, dan tingkat keparahannya.
Mengutip Good Housekeeping, penanganan noda pewarna pada pakaian, karpet, dan furnitur berlapis kain memerlukan metode yang berbeda. Berikut tiga cara yang bisa dicoba dengan tetap memperhatikan petunjuk perawatan bahan.
Larutkan produk sesuai takaran dan petunjuk pada kemasan. Jika petunjuk mengharuskan penggunaan air hangat atau panas, pastikan suhu tersebut aman untuk bahan pakaian. Aduk hingga produk larut sepenuhnya sebelum memasukkan pakaian.
Rendam pakaian sesuai durasi yang dianjurkan, kemudian periksa apakah warna yang berpindah mulai memudar. Setelah itu, bilas secara menyeluruh dan cuci kembali sesuai petunjuk perawatan pada label pakaian.
Jika noda masih terlihat, proses dapat diulangi hanya apabila petunjuk produk mengizinkannya. Periksa pula kesesuaian produk dengan jenis kain dan warna pakaian. Hindari penggunaan suhu tinggi pada bahan yang sensitif terhadap panas.
Untuk kain pelapis yang sesuai, campurkan satu sendok makan sabun pencuci piring cair dan satu sendok makan cuka putih ke dalam dua cangkir air dingin. Uji larutan pada bagian tersembunyi terlebih dahulu untuk memastikan tidak menyebabkan perubahan warna atau kerusakan.
Jika aman, celupkan kain putih bersih ke dalam larutan, lalu tepuk-tepuk area bernoda secara perlahan. Hindari menggosok terlalu keras karena dapat membuat noda menyebar atau merusak serat kain.
Gunakan bagian kain yang bersih setiap kali menepuk noda agar pewarna yang terangkat tidak kembali menempel. Setelah noda berkurang, tepuk area tersebut menggunakan kain yang dibasahi air dingin untuk mengangkat sisa larutan.
Jika noda masih tertinggal, alkohol gosok dapat dipertimbangkan hanya jika sesuai dengan petunjuk perawatan bahan. Uji terlebih dahulu pada area tersembunyi karena alkohol dapat memengaruhi warna atau lapisan kain tertentu.
Hindari membasahi sofa secara berlebihan. Setelah selesai, serap sisa kelembapan dengan kain kering dan biarkan area tersebut mengering dengan sirkulasi udara yang baik.
Untuk karpet yang aman dibersihkan dengan larutan berbahan cuka, campurkan satu sendok makan sabun pencuci piring cair dan satu sendok makan cuka putih ke dalam dua cangkir air hangat. Uji larutan pada bagian karpet yang tersembunyi sebelum digunakan.
Gunakan kain putih bersih untuk mengoleskan larutan sedikit demi sedikit, kemudian tepuk-tepuk area bernoda secara perlahan. Jangan menuangkan larutan langsung dalam jumlah banyak karena cairan berlebih dapat meresap ke bagian bawah karpet.
Setelah noda mulai terangkat, tepuk area tersebut dengan kain yang dibasahi air bersih untuk menghilangkan sisa larutan. Lanjutkan menggunakan kain kering untuk menyerap kelembapan.
Jika noda masih membandel, jangan langsung menambahkan bahan pembersih lain tanpa memeriksa kesesuaiannya dengan material karpet. Alkohol gosok atau produk khusus karpet hanya boleh digunakan jika petunjuk perawatan mengizinkannya dan hasil uji pada area tersembunyi menunjukkan tidak ada kerusakan.
Untuk noda yang sulit dihilangkan, terutama pada karpet berbahan sensitif atau bernilai tinggi, jasa pembersih profesional dapat menjadi pilihan.
Keberhasilan menghilangkan noda pewarna bergantung pada jenis pewarna, material kain, dan lamanya noda menempel. Karena itu, selalu periksa petunjuk perawatan, lakukan uji pada area tersembunyi, dan hindari mencampur bahan pembersih sembarangan.
Dengan metode yang sesuai, noda pewarna pada pakaian, sofa, dan karpet dapat ditangani dengan lebih hati-hati sekaligus mengurangi risiko kerusakan pada kain. (Vira Farhatul Maula)
(KIE)
Meski demikian, kain yang terkena noda tidak selalu harus dibuang. Sejumlah metode pembersihan dapat dicoba untuk membantu mengangkat noda, tergantung jenis pewarna, material kain, dan tingkat keparahannya.
Mengutip Good Housekeeping, penanganan noda pewarna pada pakaian, karpet, dan furnitur berlapis kain memerlukan metode yang berbeda. Berikut tiga cara yang bisa dicoba dengan tetap memperhatikan petunjuk perawatan bahan.
Cara menghilangkan noda membandel
Cara menghilangkan noda membandel. Foto: Freepik
1. Menghilangkan Noda Pewarna pada Pakaian
Jika pakaian berubah warna akibat tercampur dengan baju lain saat dicuci, produk penghilang lunturan atau color run remover dapat menjadi salah satu pilihan. Produk ini dirancang untuk membantu mengatasi perpindahan warna pada kain selama proses pencucian.Larutkan produk sesuai takaran dan petunjuk pada kemasan. Jika petunjuk mengharuskan penggunaan air hangat atau panas, pastikan suhu tersebut aman untuk bahan pakaian. Aduk hingga produk larut sepenuhnya sebelum memasukkan pakaian.
Rendam pakaian sesuai durasi yang dianjurkan, kemudian periksa apakah warna yang berpindah mulai memudar. Setelah itu, bilas secara menyeluruh dan cuci kembali sesuai petunjuk perawatan pada label pakaian.
Jika noda masih terlihat, proses dapat diulangi hanya apabila petunjuk produk mengizinkannya. Periksa pula kesesuaian produk dengan jenis kain dan warna pakaian. Hindari penggunaan suhu tinggi pada bahan yang sensitif terhadap panas.
2. Membersihkan Noda Pewarna pada Sofa dan Kain Pelapis
Noda pewarna pada sofa atau kursi berlapis kain perlu ditangani dengan hati-hati karena materialnya tidak selalu dapat dicuci seperti pakaian. Periksa petunjuk perawatan furnitur sebelum menggunakan larutan pembersih.Untuk kain pelapis yang sesuai, campurkan satu sendok makan sabun pencuci piring cair dan satu sendok makan cuka putih ke dalam dua cangkir air dingin. Uji larutan pada bagian tersembunyi terlebih dahulu untuk memastikan tidak menyebabkan perubahan warna atau kerusakan.
Jika aman, celupkan kain putih bersih ke dalam larutan, lalu tepuk-tepuk area bernoda secara perlahan. Hindari menggosok terlalu keras karena dapat membuat noda menyebar atau merusak serat kain.
Gunakan bagian kain yang bersih setiap kali menepuk noda agar pewarna yang terangkat tidak kembali menempel. Setelah noda berkurang, tepuk area tersebut menggunakan kain yang dibasahi air dingin untuk mengangkat sisa larutan.
Jika noda masih tertinggal, alkohol gosok dapat dipertimbangkan hanya jika sesuai dengan petunjuk perawatan bahan. Uji terlebih dahulu pada area tersembunyi karena alkohol dapat memengaruhi warna atau lapisan kain tertentu.
Hindari membasahi sofa secara berlebihan. Setelah selesai, serap sisa kelembapan dengan kain kering dan biarkan area tersebut mengering dengan sirkulasi udara yang baik.
3. Menghilangkan Noda Pewarna pada Karpet
Karpet yang terkena pewarna sebaiknya segera dibersihkan. Penanganan lebih awal dapat membantu mencegah noda semakin melekat pada serat, meskipun keberhasilannya tetap bergantung pada jenis pewarna dan bahan karpet.Untuk karpet yang aman dibersihkan dengan larutan berbahan cuka, campurkan satu sendok makan sabun pencuci piring cair dan satu sendok makan cuka putih ke dalam dua cangkir air hangat. Uji larutan pada bagian karpet yang tersembunyi sebelum digunakan.
Gunakan kain putih bersih untuk mengoleskan larutan sedikit demi sedikit, kemudian tepuk-tepuk area bernoda secara perlahan. Jangan menuangkan larutan langsung dalam jumlah banyak karena cairan berlebih dapat meresap ke bagian bawah karpet.
Setelah noda mulai terangkat, tepuk area tersebut dengan kain yang dibasahi air bersih untuk menghilangkan sisa larutan. Lanjutkan menggunakan kain kering untuk menyerap kelembapan.
Jika noda masih membandel, jangan langsung menambahkan bahan pembersih lain tanpa memeriksa kesesuaiannya dengan material karpet. Alkohol gosok atau produk khusus karpet hanya boleh digunakan jika petunjuk perawatan mengizinkannya dan hasil uji pada area tersembunyi menunjukkan tidak ada kerusakan.
Untuk noda yang sulit dihilangkan, terutama pada karpet berbahan sensitif atau bernilai tinggi, jasa pembersih profesional dapat menjadi pilihan.
Keberhasilan menghilangkan noda pewarna bergantung pada jenis pewarna, material kain, dan lamanya noda menempel. Karena itu, selalu periksa petunjuk perawatan, lakukan uji pada area tersembunyi, dan hindari mencampur bahan pembersih sembarangan.
Dengan metode yang sesuai, noda pewarna pada pakaian, sofa, dan karpet dapat ditangani dengan lebih hati-hati sekaligus mengurangi risiko kerusakan pada kain. (Vira Farhatul Maula)
(KIE)