TIPS

Toren Air Berlumut? Cegah dengan 7 Langkah Sederhana Ini

Rizkie Fauzian
Selasa 28 Juli 2026 / 15:37
Ringkasnya gini..
  • Lumut pada toren air dapat dicegah dengan menempatkan tangki di area teduh, menggunakan toren yang tidak tembus cahaya, serta membersihkannya secara berkala.
  • Perawatan rutin membantu menjaga kualitas air dalam toren tetap bersih dan aman digunakan.
  • Lumut umumnya tumbuh pada lingkungan yang lembap dan mendapat paparan sinar matahari.
Jakarta: Toren air menjadi tempat penyimpanan cadangan air bersih yang digunakan untuk berbagai kebutuhan sehari-hari di rumah. Namun, jika tidak dirawat dengan baik, bagian dalam toren dapat ditumbuhi lumut yang berpotensi menurunkan kualitas air.

Lumut umumnya tumbuh pada lingkungan yang lembap dan mendapat paparan sinar matahari. Kondisi tersebut membuat toren air yang tidak tertutup rapat atau berbahan tembus cahaya lebih rentan mengalami pertumbuhan lumut.

Agar kualitas air tetap terjaga, pemilik rumah perlu melakukan perawatan toren secara rutin. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah lumut tumbuh di dalam toren air.

Mencegah lumut tumbuh di dalam toren air


Mencegah lumut tumbuh di dalam toren air. Foto: AI

1. Letakkan toren di tempat yang teduh

Paparan sinar matahari secara langsung dapat memicu pertumbuhan lumut. Sebaiknya tempatkan toren di area yang terlindung dari cahaya matahari atau gunakan penutup maupun atap pelindung agar intensitas cahaya yang mengenai tangki berkurang.

2. Gunakan toren berwarna gelap atau tidak tembus cahaya

Toren yang mampu menghalangi masuknya cahaya lebih efektif menghambat pertumbuhan lumut. Sebaliknya, tangki yang tembus cahaya memungkinkan sinar matahari masuk sehingga lumut lebih mudah berkembang.
   

3. Pastikan tutup toren selalu rapat

Tutup toren yang terbuka dapat menjadi jalan masuk debu, daun, serangga, hingga bibit lumut. Pastikan penutup selalu terpasang rapat untuk menjaga kebersihan air sekaligus mencegah kontaminasi dari luar.

4. Bersihkan toren secara berkala

Meski air terlihat jernih, endapan kotoran tetap dapat menumpuk di dasar toren. Bersihkan bagian dalam tangki secara berkala, misalnya setiap tiga hingga enam bulan sekali, untuk menghilangkan endapan, lendir, dan lumut yang mulai terbentuk.

5. Periksa kualitas sumber air

Air yang berasal dari sumur atau sumber yang mengandung banyak material organik berpotensi mempercepat terbentuknya endapan di dalam toren. Jika diperlukan, gunakan sistem penyaringan agar kotoran tidak ikut masuk ke dalam tangki.

6. Hindari kebocoran pada toren

Kebocoran dapat menyebabkan area sekitar toren menjadi lembap sehingga mendukung pertumbuhan lumut di bagian luar tangki. Segera perbaiki apabila ditemukan retakan atau sambungan pipa yang bocor.

7. Kuras toren jika lama tidak digunakan

Apabila rumah ditinggalkan dalam waktu lama, sebaiknya kuras toren sebelum digunakan kembali. Air yang mengendap terlalu lama dapat meningkatkan risiko munculnya lumut, lendir, maupun endapan lain yang memengaruhi kualitas air.

Mengapa lumut di toren perlu dicegah?

Keberadaan lumut dapat membuat dinding bagian dalam toren menjadi licin dan memicu penumpukan kotoran. Jika dibiarkan, endapan tersebut berpotensi memengaruhi kualitas air yang digunakan untuk mandi, mencuci, maupun kebutuhan rumah tangga lainnya.

Karena itu, selain memilih toren yang sesuai, perawatan secara rutin menjadi langkah penting untuk menjaga kebersihan tangki air. Dengan toren yang bersih, pasokan air di rumah juga dapat tetap terjaga kualitasnya dan lebih aman digunakan setiap hari.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)

MOST SEARCH