TIPS

Cermin Menghadap Pintu Menurut Feng Shui, Benarkah Bawa Energi Negatif?

Rizkie Fauzian
Sabtu 17 Oktober 2026 / 15:58
Ringkasnya gini..
  • Feng shui tradisional meyakini cermin yang menghadap pintu depan dapat memantulkan energi kembali ke luar rumah.
  • Pandangan tentang posisi cermin berbeda di setiap aliran feng shui, sehingga penempatannya tidak memiliki satu aturan yang berlaku universal.
  • Selain pertimbangan feng shui, cermin sebaiknya dipindahkan jika tidak terpasang kokoh, rusak, atau membuat penghuni merasa tidak nyaman.
Jakarta: Posisi cermin yang menghadap pintu depan menjadi salah satu hal yang diperhatikan dalam feng shui. Penempatan ini dipercaya memengaruhi aliran energi atau qi di dalam rumah, meski pandangannya berbeda-beda menurut aliran feng shui.

Feng shui merupakan praktik tradisional Tiongkok yang memperhatikan tata letak dan orientasi ruang untuk menciptakan keseimbangan. Dalam penerapannya, pintu dan cermin menjadi dua elemen yang memiliki peran penting.

Feng Shui Pintu dan Cermin

cermin kamar tidur
Cermin Menghadap Pintu Menurut Feng Shui. Foto: Freepik

Dalam feng shui, pintu menjadi salah satu elemen utama karena berfungsi sebagai akses keluar masuk sekaligus penghubung antararea di dalam rumah. Pintu depan secara tradisional dianggap sebagai jalur utama masuknya energi dari luar ke dalam hunian.

Sementara itu, cermin memiliki sifat reflektif yang dikaitkan dengan unsur air dalam feng shui. Mengutip The Spruce, cermin dapat digunakan untuk menarik, memperluas, memperkuat, atau mengurangi pengaruh qi, bergantung pada penempatannya.

Cermin juga dikaitkan dengan unsur logam karena pada masa lalu permukaannya dibuat dari logam yang dipoles hingga mengilap. Dalam konsep lima unsur feng shui, air dan logam merupakan dua unsur yang saling berkaitan.

Bolehkah Cermin Menghadap Pintu Depan?

Pandangan mengenai cermin yang berhadapan langsung dengan pintu depan tidak sepenuhnya sama di setiap aliran feng shui.

Dalam feng shui tradisional, cermin yang menghadap pintu depan dipercaya dapat memantulkan energi yang masuk kembali ke luar rumah. Karena itu, sebagian praktisi menyarankan agar cermin tidak ditempatkan tepat berhadapan dengan pintu utama.

Namun, pandangan tersebut tidak berlaku secara universal. Praktisi feng shui aliran BTB (Black Sect Tantric Buddhist) dapat memiliki pendekatan berbeda dan dalam kondisi tertentu justru menyarankan penggunaan cermin untuk mendukung aliran energi yang dianggap menguntungkan.

Dengan adanya perbedaan tersebut, penempatan cermin sebaiknya tidak hanya didasarkan pada satu aturan. Jika ingin menerapkan feng shui secara khusus, penghuni dapat berkonsultasi dengan praktisi yang memahami aliran yang digunakan.
   

Kapan Cermin Sebaiknya Dipindahkan?

cermin
Cermin Menghadap Pintu Menurut Feng Shui. Foto: Freepik

Terlepas dari pertimbangan feng shui, ada sejumlah kondisi yang membuat cermin sebaiknya dipindahkan atau dilepas dari tempatnya. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:
  1. Cermin tidak terpasang dengan kokoh. Cermin yang berisiko jatuh sebaiknya segera diamankan untuk mencegah cedera.
  2. Pantulannya mengganggu. Cermin yang memantulkan area berantakan, tempat sampah, atau benda yang tidak ingin terlihat dapat dipindahkan ke posisi lain.
  3. Cermin pecah atau rusak. Cermin yang rusak sebaiknya dilepas dengan hati-hati karena berisiko melukai penghuni.
  4. Cermin menimbulkan ketidaknyamanan. Jika pantulan atau posisi cermin membuat penghuni merasa tidak nyaman, memindahkannya dapat menjadi pilihan.
  5. Cermin bekas menimbulkan kekhawatiran. Sebagian praktisi feng shui memiliki pertimbangan tersendiri terhadap benda bekas, tetapi anggapan bahwa cermin menyimpan energi negatif tidak memiliki bukti ilmiah yang kuat.
Pada dasarnya, tidak semua benda di rumah harus ditempatkan berdasarkan aturan feng shui. Cermin dapat diletakkan sesuai kebutuhan selama posisinya aman, fungsional, dan tidak mengganggu kenyamanan penghuni. (Vira Farhatul Maula)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KIE)

MOST SEARCH