NEWS

Kawasan Bisnis Berkembang, Permintaan Ruko di Bekasi Meningkat

Rizkie Fauzian
Kamis 05 November 2026 / 15:08
Ringkasnya gini..
  • Realisasi investasi Kota Bekasi mencapai Rp9,7 triliun pada Semester I 2026. Pertumbuhan ini turut membuka peluang pengembangan properti komersial, termasuk ruko.
  • Jade Boulevard menghadirkan 19 unit ruko premium tiga lantai di Bulevar Utara, Bekasi, dengan harga perdana mulai Rp4,5 miliar.
  • Pengembangan kawasan komersial Bekasi didukung keberadaan fasilitas pendidikan, hunian, kesehatan, kuliner, dan otomotif yang menjadi potensi pasar bagi pelaku usaha.
Jakarta: Pertumbuhan investasi di Kota Bekasi turut membuka peluang bagi pengembangan properti komersial, termasuk rumah toko (ruko). Pada Semester I 2026, realisasi investasi Kota Bekasi mencapai Rp9,7 triliun atau sekitar 81 persen dari target tahunan sebesar Rp12,2 triliun.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bekasi mencatat sektor properti menjadi penyumbang investasi terbesar kedua setelah industri. Sektor lainnya yang turut berkontribusi meliputi telekomunikasi, perdagangan, dan jasa.

Sejalan dengan perkembangan tersebut, kebutuhan ruang usaha di kawasan hunian dan komersial turut menjadi peluang bagi pengembang properti. Salah satunya Summarecon Bekasi yang menghadirkan proyek ruko di Bulevar Utara.

Executive Director Summarecon Bekasi Magdalena Juliati mengatakan pengembangan Jade Boulevard merupakan bagian dari upaya perusahaan menghadirkan properti komersial yang memperhatikan desain, fungsi, dan lokasi.

"Kehadiran Jade Boulevard merupakan bagian dari komitmen Summarecon Bekasi dalam menghadirkan properti komersial berkualitas yang mengutamakan desain, fungsionalitas, dan nilai strategis bagi pengembangan bisnis," kata Magdalena dalam keterangan tertulis, Kamis, 5 November 2026.
   

Ruko Tiga Lantai dengan Area Parkir

Jade Boulevard ditawarkan denga harga perdana mulai Rp4,5 miliar. Ruko ini dirancang untuk mengakomodasi berbagai jenis usaha, mulai dari kuliner, ritel, hingga jasa. Lokasinya berada di jalur Bulevar Utara dengan lebar jalan atau right of way (ROW) mencapai 30 meter.

Seluruh unit menghadap langsung ke jalan utama sehingga memiliki visibilitas bagi aktivitas usaha. Bangunannya mengusung fasad modern dengan tata ruang multifungsi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis.

Dari sisi spesifikasi, bangunan memiliki ketinggian plafon (ceiling) 4,5 meter pada lantai satu serta 3,8 meter pada lantai dua dan tiga.

Tersedia dua pilihan tipe unit. Tipe standar memiliki dimensi 5 x 16,5 meter dengan luas tanah 82,5 meter persegi dan luas bangunan 248 meter persegi. Sementara itu, tipe hoek memiliki dimensi 7 x 16,5 meter dengan luas tanah 140,25 meter persegi dan luas bangunan 401 meter persegi.

Untuk menunjang aktivitas pengunjung dan operasional usaha, kawasan ini menyediakan 55 slot parkir bagi 19 unit ruko. Pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu 12 bulan sejak penandatanganan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB).

Potensi bisnis di kawasan ini turut didukung keberadaan fasilitas pendidikan, hunian, dan tempat ibadah. Berdasarkan data pengembang, terdapat sekitar 3.293 unit rumah dari 13 klaster hunian tapak di kawasan tersebut.

Keberadaan fasilitas tersebut menjadi potensi pasar bagi pelaku usaha yang menyasar kebutuhan penghuni dan pengunjung kawasan, terutama sektor makanan dan minuman, ritel, serta jasa.

Kehadiran berbagai fasilitas tersebut menjadi bagian dari pengembangan ekosistem komersial di Bekasi. Dengan bertambahnya pilihan ruang usaha dan aktivitas kawasan, kebutuhan properti komersial menjadi salah satu segmen yang turut berkembang di wilayah tersebut.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KIE)

MOST SEARCH