Pohon yang sebaiknya tidak ditanam dekat rumah. Foto: Freepik
Pohon yang sebaiknya tidak ditanam dekat rumah. Foto: Freepik

7 Jenis Pohon yang Sebaiknya Jangan Ditanam Dekat Rumah, Bisa Rusak Fondasi

Rizkie Fauzian • 01 Juni 2026 20:36
Ringkasnya gini..
  • Beberapa jenis pohon seperti beringin dan trembesi memiliki akar agresif yang dapat merusak fondasi rumah hingga saluran air jika ditanam terlalu dekat dengan bangunan.
  • Pohon berukuran besar seperti mahoni dan sengon sebaiknya tidak berada dekat rumah karena cabang dan batangnya rawan patah saat hujan deras serta angin kencang.
  • Pemilik rumah disarankan memilih tanaman seperti tabebuya, pucuk merah, atau palem hias yang memiliki akar tidak agresif sehingga lebih aman untuk area hunian.
Jakarta: Menanam pohon di sekitar rumah memang membuat suasana lebih sejuk dan asri. Namun, tidak semua jenis pohon aman ditanam terlalu dekat dengan bangunan. Beberapa pohon memiliki akar yang agresif, batang besar, hingga ranting rapuh yang berisiko merusak fondasi rumah, saluran air, bahkan atap saat tumbang.
 
Karena itu, pemilik rumah perlu memahami jenis pohon yang sebaiknya dihindari di area dekat hunian. Selain mempertimbangkan estetika, faktor keamanan dan jarak tanam juga penting agar rumah tetap nyaman dan aman dalam jangka panjang.

Pohon yang sebaiknya tidak ditanam dekat rumah

7 Jenis Pohon yang Sebaiknya Jangan Ditanam Dekat Rumah, Bisa Rusak Fondasi
Pohon yang sebaiknya tidak ditanam dekat rumah. Foto: Freepik

1. Pohon Beringin

Pohon beringin dikenal memiliki akar besar dan menyebar sangat luas. Akar pohon ini dapat menembus saluran air hingga mengangkat paving dan fondasi rumah. Selain itu, ukuran batangnya yang besar membuat risiko tumbang lebih berbahaya saat cuaca ekstrem.62. Pohon Trembesi
 
Trembesi sering dipilih sebagai pohon peneduh karena tajuknya sangat lebar. Namun, pohon ini membutuhkan area terbuka yang luas. Jika ditanam dekat rumah, akarnya dapat merusak struktur bangunan dan cabangnya rawan patah ketika hujan deras atau angin kencang.

3. Pohon Mangga

Meski menghasilkan buah, pohon mangga memiliki akar yang cukup kuat dan bisa menyebar ke bawah bangunan. Selain itu, buah yang jatuh berpotensi merusak atap dan mengotori halaman rumah.

4. Pohon Kelapa

Pohon kelapa tidak cocok ditanam terlalu dekat rumah karena memiliki batang tinggi dan buah yang berat. Buah kelapa yang jatuh dapat membahayakan penghuni maupun merusak kendaraan dan atap rumah.

5. Pohon Bambu

Bambu memang memberikan kesan alami, tetapi akarnya tumbuh sangat cepat dan menyebar ke berbagai arah. Dalam jangka panjang, akar bambu bisa merusak lantai, dinding, hingga saluran pembuangan.56. Pohon Mahoni
 
Mahoni memiliki batang tinggi dan tajuk lebat. Saat usia pohon semakin tua, ranting besar berisiko patah dan membahayakan rumah di sekitarnya. Daunnya yang rontok juga dapat menyumbat talang air.

7. Pohon Sengon

Sengon tumbuh cepat, tetapi kayunya cenderung rapuh. Pohon ini cukup rentan tumbang saat terkena angin kencang atau tanah longsor sehingga kurang aman jika berada terlalu dekat dengan hunian.

Risiko menanam pohon terlalu dekat rumah

Beberapa risiko yang bisa muncul jika pohon ditanam terlalu dekat rumah antara lain:
  1. Akar merusak fondasi dan lantai rumah
  2. Saluran air tersumbat oleh akar
  3. Cabang atau batang tumbang saat cuaca buruk
  4. Atap rusak akibat ranting atau buah jatuh
  5. Halaman menjadi lembap dan memicu lumut
Karena itu, penting menjaga jarak tanam pohon besar minimal beberapa meter dari bangunan rumah. Pemangkasan rutin juga diperlukan agar pertumbuhan pohon tetap terkendali.

Jika ingin menghadirkan suasana hijau tanpa merusak bangunan, pilih pohon dengan akar yang tidak agresif seperti tabebuya, kamboja, pucuk merah, atau palem hias. Jenis pohon tersebut relatif aman untuk area perumahan dan tetap memberikan efek teduh serta estetis.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan