Tanaman yang sebaiknya tidak ditanam di depan rumah. Foto: Freepik
Tanaman yang sebaiknya tidak ditanam di depan rumah. Foto: Freepik

7 Tanaman yang Sebaiknya Tidak Ditanam di Depan Rumah

Rizkie Fauzian • 28 Mei 2026 11:14
Ringkasnya gini..
  • Selain mengganggu estetika, tanaman berduri dan lidah buaya juga berisiko membahayakan anak kecil maupun hewan peliharaan.
  • Tanaman seperti bambu, ivy, dan pohon ara sebaiknya tidak ditanam di depan rumah karena dapat merusak infrastruktur hunian.
  • Beberapa tanaman hias ternyata berpotensi merusak tembok, saluran air, hingga area sekitar rumah karena akar dan pertumbuhannya yang agresif.
Jakarta: Tanaman di depan rumah dapat mempercantik tampilan hunian sekaligus menciptakan suasana yang lebih sejuk dan asri. Namun, tidak semua jenis tanaman cocok ditempatkan di area depan rumah karena sebagian di antaranya dapat merusak lingkungan sekitar hingga membahayakan penghuni.
 
Tanaman memang kerap menjadi pilihan untuk memperindah rumah dan membantu menciptakan suasana rileks. Meski begitu, beberapa jenis tanaman memiliki akar yang agresif, pertumbuhan terlalu cepat, atau bentuk yang berisiko menyebabkan cedera sehingga perlu dihindari.
 
Selain berpotensi merusak tembok dan saluran air, tanaman tertentu juga dapat membuat area depan rumah terlihat berantakan jika tidak dirawat secara rutin. Karena itu, pemilihan tanaman perlu disesuaikan dengan kondisi lahan dan keamanan penghuni rumah.

Dilansir dari beberapa sumber, berikut sejumlah tanaman yang sebaiknya tidak ditanam di depan rumah.

Tanaman yang sebaiknya tidak ditanam di depan rumah

7 Tanaman yang Sebaiknya Tidak Ditanam di Depan Rumah
Tanaman yang sebaiknya tidak ditanam di depan rumah. Foto: Freepik

1. Bambu

Bambu sering dipilih karena mampu menghadirkan kesan alami dan menenangkan. Namun, tanaman ini memiliki pertumbuhan sangat cepat dan akar yang mudah menyebar sehingga berpotensi merusak paving, saluran air, hingga area sekitar rumah.

2. Ivy

Tanaman merambat ivy populer karena tampilannya estetik dan sering digunakan untuk menghias dinding. Meski demikian, ivy dapat tumbuh tidak terkendali dan akarnya berpotensi merusak permukaan tembok serta menyumbat saluran air apabila dibiarkan terlalu lama.

3. Eukaliptus

Pohon eukaliptus memiliki akar besar dan membutuhkan banyak air sehingga dapat memengaruhi kondisi tanah serta tanaman lain di sekitarnya. Ukurannya yang besar juga meningkatkan risiko ranting atau batang patah ketika cuaca ekstrem.
   

4. Mint

Tanaman mint dikenal sebagai tanaman herbal yang bermanfaat untuk masakan maupun minuman. Namun, mint termasuk tanaman yang mudah menyebar dan tumbuh sangat cepat sehingga dapat membuat taman depan rumah terlihat tidak rapi jika ditanam langsung di tanah.

5. Lidah Buaya

Lidah buaya atau aloe vera memang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Akan tetapi, tanaman ini sebaiknya tidak ditanam terlalu banyak di area depan rumah, terutama jika terdapat anak kecil atau hewan peliharaan karena berisiko berbahaya apabila dikonsumsi sembarangan.

6. Pohon Ara

Pohon ara memiliki akar yang kuat dan ukuran yang dapat tumbuh sangat besar. Jika ditanam terlalu dekat dengan rumah, akar pohon ini berpotensi merusak trotoar, permukaan tanah, hingga fondasi bangunan.

7. Tanaman Berduri

Tanaman berduri seperti kaktus memang memiliki nilai estetika tersendiri. Namun, jenis tanaman ini sebaiknya tidak ditempatkan di area depan rumah yang mudah dijangkau karena dapat menyebabkan luka dan infeksi apabila tertusuk, terutama bagi anak-anak maupun hewan peliharaan.
 
Pemilihan tanaman yang tepat tidak hanya membantu mempercantik rumah, tetapi juga menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan hunian dalam jangka panjang. (Syarifah Komalasari)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan