Tanaman hias gantung hoya
Tanaman hias gantung hoya

5 Pilihan Tanaman Hias Gantung Tanpa Tanah yang Cocok untuk Ruangan

Annisa ayu artanti • 16 Mei 2026 21:00
Ringkasnya gini..
  • Tanaman hias tanpa tanah jadi tren karena lebih praktis, bersih, dan cocok untuk dekorasi rumah minimalis.
  • Pakis tanduk rusa, pothos, hingga hoya bisa tumbuh subur tanpa media tanah dan mudah dirawat.
  • Tanaman gantung indoor membantu ruangan terasa lebih segar, estetik, dan nyaman sepanjang hari.
Jakarta: Tren menanam tanaman hias tanpa tanah kian diminati karena menawarkan cara berkebun yang lebih praktis. Metode ini memungkinkan tanaman tumbuh tanpa menggunakan media tanah yang dapat mengotori area dalam ruangan.
 
Menanam tanpa tanah menjadi solusi untuk menghindari sisa kotoran dari pot atau risiko munculnya hama tanah di dalam rumah. Beberapa kategori tanaman pun memiliki pertumbuhan yang lebih optimal saat ditempatkan pada media tanam tanpa tanah.
 
Beberapa tumbuhan memiliki cara hidup dengan mengambil nutrisi dari udara, air, atau batang pohon. Karakteristik tersebut dapat dimanfaatkan untuk menghadirkan suasana hijau di dalam ruangan dengan metode yang lebih bersih dibandingkan cara menanam pada umumnya.

Dilansir dari laman The Spruce, berikut jenis tanaman hias yang memiliki kemampuan untuk tumbuh subur tanpa bantuan media tanah.
 
Baca juga: Tanaman Hias Tahan Panas, Pilihan Tepat di Musim Kemarau

Jenis tanaman hias gantung tanpa tanah

1. Pakis tanduk rusa

Pakis tanduk rusa adalah tanaman epifit yang tumbuh menempel pada benda lain. Tanaman ini memiliki bentuk daun yang unik memberikan kesan artistik saat dipasang pada papan kayu atau digantung sebagai hiasan dinding.
 
Selain ditempel, tanaman ini bisa tumbuh di dalam pot gantung menggunakan media lumut, campuran anggrek, atau sabut kelapa. Penggunaan media tersebut membuat pakis tetap tumbuh tanpa perlu menggunakan tanah.

2. Anggrek

Anggrek dapat hidup sebagai tanaman epifit tanpa membutuhkan tanah. Tanaman ini menyerap nutrisi dan kelembapan melalui akar, sehingga tidak cocok ditanam pada media tanah yang padat.
 
Di lingkungan rumah, anggrek bisa ditanam pada media bertekstur kasar atau ditempel langsung pada permukaan benda lain. Cara ini memastikan sirkulasi udara pada akar tetap maksimal agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.

3. Pothos

Pothos merupakan tumbuhan semi-epifit yang dapat tumbuh subur dengan menggunakan media air, sehingga sering dimanfaatkan sebagai tanaman penghias akuarium.
 
Pemeliharaan di dalam air untuk jangka panjang cukup dilakukan dengan memberikan pupuk larut air secara berkala untuk memastikan kebutuhan nutrisi tanaman tetap terpenuhi meskipun tanpa adanya unsur hara dari tanah.

4. Hoya

Hoya cocok digunakan untuk dekorasi ruangan karena memiliki tekstur daun yang khas dan pertumbuhan merambat. Tanaman ini membutuhkan media tanam bertekstur kasar dengan drainase baik agar aliran udara ke bagian akar tetap lancar.
 
Tumbuhan ini dapat dipelihara dengan cara ditempelkan pada media tertentu atau dibentuk menjadi kokedama, sebuah cara menanam khas Jepang yang estetis tanpa pot dan dapat digantung di sudut ruangan.

5. Dischidia

Dischidia merupakan tanaman merambat yang sering dianggap mirip dengan Hoya karena berdaun tebal. Tumbuhan ini hidup sebagai epifit yang menggantung pada batang pohon, sehingga tidak dapat ditanam pada tanah biasa yang padat.
 
Dischidia dapat ditanam menggunakan campuran media kasar atau ditempelkan langsung pada papan kayu. Pertumbuhannya yang menjuntai menjadikan tanaman ini cocok untuk menambah estetika interior rumah. (Syarifah Komalasari)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan