Hadirnya LRT dianggap berdampak pada kenaikan harga properti. Foto: Shutterstock
Hadirnya LRT dianggap berdampak pada kenaikan harga properti. Foto: Shutterstock

Kehadiran LRT Dongkrak Harga Properti

Properti investasi properti infrastruktur bisnis properti lrt proyek lrt
Rizkie Fauzian • 17 Desember 2019 10:56
Jakarta: Beroperasinya Lintas Raya Terpadu (LRT) tak hanya memberi kemudahan transportasi bagi warga Jakarta, tetapi juga imbas pada sektor properti. Hadirnya LRT dianggap berdampak pada kenaikan harga properti.
 
Country Manager Rumah.com, Marine Novita menjelaskan bahwa sistem transportasi massal dalam kota memiliki dampak yang sangat nyata pada kenaikan harga properti. Keberadaan koridor transportasi baru atau perubahan sistem transportasi massal akan meningkatkan potensi investasi properti di suatu wilayah.
 
"Mulai beroperasinya LRT Jakarta rute Velodrome-Kelapa Gading ini akan mendongkrak harga properti karena akan meningkatkan konektivitas, akses masyarakat dan mengurangi waktu perjalanan. Mulai beroperasinya LRT Jakarta ini maka investasi properti di sekitar wilayah Rawamangun, Pulomas dan Kelapa Gading akan ikut terkerek naik," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa, 17 Desember 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Rumah.com Property Index, pasar properti DKI Jakarta mulai menunjukkan adanya tren kenaikan setelah sempat stagnan dalam satu tahun terakhir. Rumah.com Property Index mencatat indeks harga properti di DKI Jakarta berada pada angka 131,0 atau turun tipis sebesar 0,07 persen (q-o-q) pada kuartal III-2019.
 
"Data kenaikan menurut Rumah.com Property Index ini jauh di atas rata-rata kenaikan per kuartal sepanjang 2018 sebesar 0,2 persen. Secara tahunan, kenaikan harga properti residensial di DKI Jakarta adalah sebesar 4 persen. Kenaikan secara tahunan ini masih sama dengan tahun lalu," ungkap Marine.
 
Menggeliatnya harga properti di DKI Jakarta, terutama pada kuartal kuartal III-2019, tak lepas dari perkembangan infrastruktur transportasi umum massal. Setelah MRT kemudian dilanjutkan LRT Jakarta rute Velodrome-Kelapa Gading di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara dan Pulomas serta Rawamangun di Jakarta Timur yang kini telah beroperasi secara komersial.
 
"Apalagi kalau nanti LRT Jabodebek yang memiliki rute sampai ke daerah pinggiran Jakarta seperti Bogor, Depok dan Bekasi yang merupakan area industri utama di Jawa Barat sudah bisa beroperasi maka kehadiran kereta komuter layang dengan rangkaian gerbong pendek ini bisa menjadi solusi transportasi bagi warga komuter termasuk para pekerja," jelasnya.
 
Indeks properti yang relatif cukup stabil di DKI Jakarta pada kuartal kuartal III-2019 didorong oleh adanya kenaikan di kawasan Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Pusat. Jakarta Timur adalah kawasan yang mengalami kenaikan paling besar hingga 3,4 persen (q-o-q).
 
Hal ini didukung adanya uji coba dan sudah beroperasinya LRT Jakarta secara komersial dan adanya pembangunan LRT Jabodebek yang sebagian besar melintasi kawasan Jakarta Timur serta adanya Jalan Tol Bekasi–Cawang–Kampung Melayu (Becakayu) yang sebagian sudah beroperasi.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif