Art District 2026 menjadi ruang eksploratif. Foto: Lippo Cikarang
Art District 2026 menjadi ruang eksploratif. Foto: Lippo Cikarang

Art District 2026 Sulap Cikarang Jadi Ruang Kreatif Terbuka

Rizkie Fauzian • 19 Juni 2026 13:15
Ringkasnya gini..
  • Art District 2026 digelar sebagai wadah kolaborasi seni, edukasi, dan kreativitas yang terbuka untuk masyarakat umum secara gratis.
  • Acara yang berlangsung di Marketing Gallery District 2 Meikarta ini melibatkan seniman profesional, komunitas, serta pelajar dari berbagai institusi pendidikan di Cikarang.
  • Melalui Art District 2026, Lippo Cikarang berharap dapat mendorong tumbuhnya ekosistem kreatif sekaligus menghadirkan ruang publik yang lebih inklusif dan inspiratif.
Jakarta: Lippo Cikarang Cosmopolis (LCC) menghadirkan Art District 2026 sebagai ruang eksploratif yang menggabungkan seni, kreativitas, edukasi, dan kolaborasi dalam satu pengalaman yang inklusif. Acara tersebut digelar pada 12-14 Juni 2026 di Marketing Gallery District 2 Meikarta, Cikarang.
 
Melalui penyelenggaraan Art District 2026, LCC berupaya memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi penghuni, tenant, maupun masyarakat luas. Tidak hanya menghadirkan fasilitas dan ruang publik, perusahaan juga mendorong terciptanya wadah yang mendukung interaksi sosial dan pengembangan kreativitas.
 
Presiden Direktur Lippo Cikarang, Agus Arismunandar, mengatakan Art District 2026 merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan ruang yang memiliki fungsi lebih dari sekadar fisik.

"Melalui Art District 2026, kami ingin menghadirkan ruang eksploratif yang dapat menjadi tempat bertemunya ide, kreativitas, dan kolaborasi. Kami percaya bahwa seni memiliki peran penting dalam membangun suasana kawasan yang lebih hidup, inklusif, dan inspiratif bagi masyarakat," ujar Agus dalam keterangan tertulis, Jumat, 19 Juni 2026.
 
Mengusung konsep ruang yang dapat dimaknai secara luas, Art District 2026 tidak hanya menampilkan karya seni, tetapi juga menghadirkan ruang berekspresi, area interaksi publik, hingga simulasi pusat kreativitas yang membuka peluang kolaborasi lintas generasi.
 
Menurut Agus, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya lingkungan hunian yang nyaman, inspiratif, dan mendukung kualitas hidup penghuninya.
 
Art District 2026 turut melibatkan sejumlah seniman, termasuk commission artist Aji Sambodo dan beberapa seniman lainnya. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi kreatif.
 
Selain menggandeng seniman profesional, LCC juga melibatkan berbagai institusi pendidikan di wilayah Cikarang. Penyelenggara juga menyediakan Dedicated Board yang menampilkan karya anak-anak dan pelajar terpilih yang dipamerkan selama acara berlangsung.
 
Selama tiga hari pelaksanaan, Art District 2026 menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari pameran seni, creative dan food & beverage market, workshop, hingga berbagai aktivitas interaktif yang dirancang untuk mendorong pembelajaran, kolaborasi, dan eksplorasi ide kreatif.
 
Agus berharap keterlibatan pelajar, komunitas, dan seniman dalam kegiatan ini dapat membantu memperkuat ekosistem kreatif di Cikarang dan sekitarnya.
 
"Kami berharap Art District 2026 dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk berani menampilkan karya, belajar dari para seniman, serta merasakan bahwa kreativitas dapat hadir di ruang-ruang yang dekat dengan kehidupan sehari-hari," katanya.
 
Art District 2026 terbuka untuk umum dan dapat dikunjungi secara gratis. Melalui kegiatan ini, LCC berharap dapat terus menghadirkan ruang publik yang mempertemukan seni, pendidikan, komunitas, dan masyarakat dalam satu pengalaman yang bermakna.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan