NEWS
Jenis Skirting Lantai dan Fungsinya, Lengkap dengan Kisaran Harganya
Rizkie Fauzian
Senin 29 Juni 2026 / 14:14
- Skirting lantai merupakan lis yang dipasang di pertemuan lantai dan dinding untuk meningkatkan estetika sekaligus melindungi bagian bawah dinding.
- Material skirting yang umum digunakan meliputi keramik, PVC, vinyl, dan kayu dengan karakteristik yang berbeda.
- Harga skirting lantai kayu jati dan merbau berkisar antara Rp84 ribu hingga Rp108 ribu per meter, tergantung ukuran.
Jakarta: Skirting lantai menjadi salah satu elemen interior yang kerap diabaikan saat membangun rumah. Padahal, komponen ini tidak hanya mempercantik tampilan ruangan, tetapi juga melindungi bagian bawah dinding agar lebih awet.
Skirting lantai atau plint merupakan lis yang dipasang pada pertemuan lantai dan dinding. Selain membuat tampilan ruangan terlihat lebih rapi, pemasangan skirting juga berfungsi melindungi bagian bawah dinding dari benturan yang dapat terjadi akibat aktivitas sehari-hari.
Komponen ini tersedia dalam berbagai material, seperti kayu, keramik, vinyl, dan PVC, yang dapat disesuaikan dengan jenis lantai maupun konsep interior rumah. Selain dikenal sebagai skirting atau plint, elemen ini juga kerap disebut baseboard, mopboard, floor molding, atau base molding..png)
Skirting lantai atau plint merupakan lis yang dipasang pada pertemuan lantai dan dinding. Foto: AI
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa jenis skirting lantai yang umum digunakan.
(KIE)
Skirting lantai atau plint merupakan lis yang dipasang pada pertemuan lantai dan dinding. Selain membuat tampilan ruangan terlihat lebih rapi, pemasangan skirting juga berfungsi melindungi bagian bawah dinding dari benturan yang dapat terjadi akibat aktivitas sehari-hari.
Komponen ini tersedia dalam berbagai material, seperti kayu, keramik, vinyl, dan PVC, yang dapat disesuaikan dengan jenis lantai maupun konsep interior rumah. Selain dikenal sebagai skirting atau plint, elemen ini juga kerap disebut baseboard, mopboard, floor molding, atau base molding.
Jenis skirting lantai yang banyak digunakan
.png)
Skirting lantai atau plint merupakan lis yang dipasang pada pertemuan lantai dan dinding. Foto: AI
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa jenis skirting lantai yang umum digunakan.
1. Skirting lantai keramik
Skirting keramik menjadi pilihan yang paling banyak digunakan karena mudah dipadukan dengan lantai keramik. Bahkan, materialnya sering memanfaatkan sisa potongan keramik lantai sehingga tampilannya lebih serasi.2. Skirting lantai PVC
Skirting berbahan PVC memiliki keunggulan tahan terhadap air dan rayap. Di pasaran, material ini umumnya tersedia dalam ukuran 6 cm, 8 cm, dan 10 cm.3. Skirting lantai vinyl
Skirting vinyl umumnya terbuat dari PVC (Polyvinyl Chloride). Material ini dikenal kuat, fleksibel, tahan lama, serta memiliki ketahanan terhadap air dan rayap.4. Skirting lantai kayu
Skirting kayu menjadi favorit karena mampu menghadirkan kesan hangat dan alami pada ruangan. Material ini juga mudah dipadukan dengan berbagai konsep interior, mulai dari minimalis hingga klasik.Manfaat menggunakan skirting lantai
Selain mempercantik interior, skirting lantai memiliki sejumlah fungsi penting, antara lain:- Menutup celah antara lantai dan dinding sehingga tampak lebih rapi.
- Melindungi bagian bawah dinding dari benturan furnitur.
- Mengurangi risiko dinding kotor saat menyapu atau mengepel lantai.
- Menyembunyikan jalur kabel di sepanjang dinding agar lebih rapi.
- Memudahkan perawatan area bawah dinding.
- Menambah nilai estetika sesuai konsep interior ruangan.
Daftar harga skirting lantai kayu
Berdasarkan informasi dari sejumlah penjual skirting lantai, berikut kisaran harga skirting lantai kayu berdasarkan jenis dan ukurannya:- Skirting kayu jati 7 cm (1 × 7 × 100 cm): Rp84 ribu per meter.
- Skirting kayu jati 9 cm (1 × 9 × 100 cm): Rp108 ribu per meter.
- Skirting kayu merbau 7 cm (1 × 7 × 100 cm): Rp84 ribu per meter.
- Skirting kayu merbau 9 cm (1 × 9 × 100 cm): Rp108 ribu per meter. (Syarifah Komalasari)
(KIE)