Rusun Santri untuk 27 Pondok Pesantren
Rusunawa untuk santri di Ponpes Miftaul Khoer, Tasikmalaya. dok. Kementerian PUPR
Jakarta: Pemerintah tengah fokus menyediakan hunian yang layak berupa Rumah Susun (Rusun) Sewa bagi santri. Hingga 2018 sebanyak 27 rusun Pondok Pesantren (Ponpes) telah dibangun sebagai hunian santri.

"Tinggal di Rusun akan mengubah cara hidup kita. Harus banyak empati agar tinggal di Rusun juga nyaman," kata Menteri Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis, Selasa (23/10/2018).


Para santri diingatkan agar dapat menyesuaikan diri dengan hunian vertikal yang akan berbeda dengan rumah tapak. Salah satu kuncinya adalah sikap toleransi.

Rusun Ponpes yang sudah dibangun di antaranya, Miftahul Huda Ciamis, Al-Hikamussalafiyah Purwakarta, Darul Arqam Garut, KHAS Kempek Cirebon, Miftahul Ulum, Miftahul Huda, Manahijul Huda dan Bina Insan Mandiri di Tasikmalaya, Al Amin di Indramayu dan Miftahul Huda di Cianjur.

Sementara pada 2017, Kementerian PUPR telah menyelesaikan pembangunan sebanyak lima Rusun Ponpes di Kabupaten Ciamis dan Tasikmalaya yang kini telah dihuni dan dimanfaatkan.

Sebanyak dua Rusun di bangun di Kabupaten Ciamis yakni di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bangunsirna dan Pondok Pesantren Darussalam. Tiga Rusun lainnya dibangun di Kabupaten Tasikmalaya yakni di Ponpes Cipasung, Ponpes Miftahul Khoer dan Ponpes Cintawana.


Rusunawa untuk santri di Ponpes Cipasung, Tasikmalaya. dok. Kementerian PUPR

Rusun tersebut memiliki tiga lantai dengan tipe kamar barak sebanyak 12 unit dan kapasitas tampung setiap rusun 216 santri atau total bisa menampung sebanyak 1.080 orang.  Setiap kamar juga telah dilengkapi oleh tempat tidur, meja, kursi dan lemari.

Selain itu fasilitas seperti air dan listrik sudah tersedia. Rusun juga telah dilengkapi prasarana sarana utilitas seperti jalan lingkungan dan drainase. Biaya pembangunan satu unit Rusun sekitar Rp6-Rp8 miliar dengan waktu penyelesaian sekitar sembilan bulan.

“Dengan adanya Rusun ini diharapkan menambah semangat dan memberikan kenyamanan para santri dalam proses menimba ilmu yang kelak bermanfaat bagi seluruh masyarakat. Saya berharap Rusun dapat dirawat dengan baik,” pungkas Menteri Basuki.

 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id