Rumah pascabencana badai Siklon Tropis Seroja di Nusa Tenggara Barat. Foto: Kementerian PUPR
Rumah pascabencana badai Siklon Tropis Seroja di Nusa Tenggara Barat. Foto: Kementerian PUPR

292 Rumah bagi Korban Badai Siklon di NTB Siap Ditempati

Rizkie Fauzian • 07 Maret 2022 17:08
NTB: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan telah menyelesaikan pembangunan rumah khusus Hunian Tetap (Huntap) pascabencana badai Siklon Tropis Seroja di Nusa Tenggara Barat.
 
Direktur Jenderal Perumahan Iwan Suprijanto mengatakan, pembangunan huntap ini merupakan kolaborasi antar Unit Organisasi Kementerian PUPR khususnya Direktorat Jenderal Cipta Karya dengan program pembangunan infrastruktur dasar permukiman kabupaten bima dan kabupaten dompu seperti pembangunan jalan lingkungan, dan penyediaan air bersih. 
 
"Hal ini agar bukan hanya rumah saja yang terbangun tetapi infrastruktur juga sudah terbangun sehingga warga yang tinggal di rusus ini bisa nyaman untuk tinggal," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin, 7 Maret 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Iwan menjelaskan pembangunan rusus ini memakai teknologi Risha (Rumah Instan Sederhana Sehat) yang memiliki teknologi konstruksi knock down yang dapat dibangun dengan waktu cepat dan tahan terhadap bencana.
 
"Saya harap setelah proses serah terima pemanfaatan ini Pemerintah Daerah agar menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan sehingga dapat ditindaklanjuti dengan serah terima aset secepatnya," jelasnya
 
Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Nusa Tenggara I (BP2P NT 1), Rini Dyah Mawarty menerangkan total rusus ini sebanyak 292 unit dibangun tipe 36.
 
Pembangunan terbagi dalam dua kabupaten yaitu Kabupaten Bima, dan Kabupaten Dompu dengan anggaran Rp38,9 miliar pada Tahun Anggaran (TA) 2021 oleh kontraktor pelaksana PT Hutama Karya, dan manajemen konstruksi PT Yodya Karya.  
 
Berdasarkan data yang ada di Balai P2P Nusa Tenggara I Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR 185 unit berlokasi di Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, dan 107 unit berlokasi di Desa Daha, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu sudah masuk progress 100 persen dan siap untuk ditempati.
 
"Saat ini sebagai bentuk percepatan penghunian telah dilaksanakannya penandatanganan berita acara pemanfaatan rumah khusus serta melakukan penyerahan kunci secara simbolis sehingga masyarakat korban bencana badai Siklon Tropis Seroja kabupaten Bima, dan Kabupaten Dompu segera menempati rusus dan Pemerintah Daerah menyelesaikan proses pendataan dan verifikasi penghunian,” ujar Rini 

 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif