Gerbang tol Tebet di ruas Jalan Tol Dalam Kota Jakarta. Jasa Marga
Gerbang tol Tebet di ruas Jalan Tol Dalam Kota Jakarta. Jasa Marga

Kementerian PU Siapkan Uji Coba Ulang Sistem Tol MLFF

Ekawan Raharja • 08 Juni 2026 09:13
Ringkasnya gini..
  • Kementerian PU menyiapkan uji coba ulang sistem MLFF dengan mematangkan berbagai skenario penerapan di jalan tol Indonesia.
  • BPJT, RITS, dan tim pengendali menyusun detail pengujian guna memastikan sistem tol tanpa berhenti dapat berjalan optimal.
  • MLFF berbasis GNSS dan aplikasi Cantas diharapkan mengurangi antrean, menghemat BBM, serta menekan polusi di gerbang tol.
DKI Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengungkapkan penerapan sistem transaksi tol nontunai nirsentuh nirhenti atau Multi Lane Free Flow (MLFF) masih berada pada tahap pendetailan persiapan sebelum dilakukan uji coba ulang.
 
Plt Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum Kementerian PU, Ni Komang Rasminiati, mengatakan pemerintah saat ini tengah mematangkan berbagai skenario untuk memastikan sistem tersebut dapat diterapkan di jalan tol Indonesia.
 
"Mengenai Multi Lane Free Flow sebagaimana sudah dijelaskan juga oleh Bapak Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU Wilan Oktavian bahwa tahap ini kita sedang melakukan pendetailan penyiapan untuk rencana uji coba kembali terhadap sistem ini, (apakah) bisa diaplikasikan atau tidak terhadap ekosistem jalan tol di Indonesia," ujar Komang, dikutip dari Antara.

Menurut Komang proses persiapan dilakukan oleh BPJT bersama PT Roatex Indonesia Toll System (RITS) dan tim pengendali guna menyusun skenario pengujian yang lebih rinci.

Baca Juga:
Siap-Siap, Harga Wuling Eksion Bakalan Segera Naik


"Saat ini dari kami tim di BPJT bersama tim dari pihak RITS dan juga ada tim pengendali ini sedang menyiapkan penyiapan skenario-skenario untuk mendetailkan yang harus diujicobakan kembali, untuk memastikan bahwa sistem ini bisa diaplikasikan di ekosistem jalan tol kita," katanya.
 
Sistem MLFF menggunakan teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS) yang memungkinkan transaksi tol dilakukan tanpa berhenti melalui aplikasi Cantas. Sistem ini terintegrasi dengan data Electronic Registration and Identification (ERI) atau data kepemilikan kendaraan milik Korlantas Polri.
 
Pemerintah menilai penerapan MLFF dapat memberikan sejumlah manfaat, mulai dari efisiensi biaya operasional hingga pengurangan konsumsi bahan bakar kendaraan.
 
Selain itu, sistem transaksi tol tanpa berhenti ini juga diharapkan mampu mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Kehadiran MLFF dinilai dapat mengatasi antrean kendaraan di gerbang tol yang saat ini melayani sekitar 4 juta transaksi setiap hari.

Baca Juga:
Pengembangan Kendaraan Niaga Mercedes-Benz Libatkan Karoseri Nasional


Kemacetan di gerbang tol tidak hanya menyebabkan pemborosan BBM, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan polusi udara.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan