NEWS
Punya Rumah Kecil, Danilla Riyadi Ungkap Trik agar Tetap Terasa Luas
Rizkie Fauzian
Sabtu 22 Agustus 2026 / 22:17
- Danilla Riyadi tinggal di rumah seluas sekitar 29 meter persegi dan menata interior dengan sekat serta furnitur berukuran tepat agar ruang tetap terasa lapang.
- Barang-barang di dalam rumah juga menjadi pertimbangan Danilla, terutama benda yang memiliki cerita atau memengaruhi kenyamanan saat berada di dalam ruangan.
- Danilla memiliki impian rumah split level dengan ruang keluarga luas dan studio musik pribadi, sebelum nantinya ingin tinggal di pedesaan bersama rekan-rekan bermusiknya.
Jakarta: Luas rumah yang terbatas membuat penataan interior menjadi perhatian bagi musisi Danilla Riyadi. Tinggal di rumah seluas sekitar 29 meter persegi, Danilla mengatur sekat, ukuran furnitur, hingga posisi benda agar hunian tetap terasa lapang dan nyaman.
Musisi sekaligus Creative Collaborator IKEA Indonesia tersebut mengatakan ukuran rumah membuatnya cukup memperhatikan desain interior. Ia berusaha menciptakan pembagian ruang meskipun rumah yang ditempatinya tidak memiliki banyak sekat permanen.
“Rumahku pribadi tuh sebenarnya kecil, di situ tuh aku lumayan bawel perihal desain interior. Aku bikin biar seolah-olah ini ada sekatnya, biar kayak punya ruang kamar walaupun pada dasarnya tuh enggak ada sekat sama sekali,” ujar Danilla kepada Medcom.id dalam acara IKEA, Kamis, 20 Agustus 2026.
Menurut Danilla, ukuran rumah membuat setiap sisi ruangan dapat memengaruhi kesan keseluruhan hunian. Karena itu, selain mengatur sekat, ia memilih benda-benda dengan ukuran yang tidak terlalu tinggi agar ruangan tidak terasa semakin penuh ketika dipadukan dengan berbagai perabot.
Ia menyebut benda yang memiliki cerita atau menyimpan pengalaman tertentu dapat menjadi bagian dari suasana rumah. Namun, jika sebuah barang justru membuatnya merasa tidak nyaman, Danilla memilih untuk memindahkannya dari rumah.
“Kalau aku misalnya ruangannya sepi nih, tapi kok overwhelmed ya mungkin cerita di balik barang-barang di dalamnya, pasti barang itu aku kasih ke orang lain,” kata Danilla.
Menurut dia, penataan tersebut menjadi salah satu cara untuk menjaga rumah tetap menjadi tempat beristirahat. Kondisi ruang dan benda-benda di dalamnya perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi perasaan ketika berada di rumah.
Salah satu keinginannya adalah memiliki rumah dengan konsep split level. Ia juga ingin memiliki ruang keluarga yang lebih luas sehingga dapat digunakan untuk berbagai kegiatan dan menampung hobinya.
“Harapan aku tuh dapat rumah yang split level itu yang pasti, yang kedua aku ingin ada satu ruangan yang living room-nya memang bebas dengan warna macam-macam karena di situ hobi akan nyampur,” tutur Danilla.
Danilla juga ingin memiliki ruang khusus untuk bekerja sekaligus membuat karya musik di rumah. Ruangan tersebut nantinya akan memiliki suasana yang tidak terlalu terang dengan warna yang lebih tenang.
“Aku tuh pengen punya studio sendiri di rumah buat kerja dan akan kurang lebih warnanya kayak Candramawa karena ketika kita lagi kerja aku emang condong matiin lampu dan remang gitu,” ujarnya.
Sementara untuk rumah di masa tua, Danilla mengaku ingin tinggal di kawasan pedesaan bersama Lafa Pratomo dan Otta Tarega, dua musisi dan produser yang selama ini menjadi bagian dari proses bermusiknya.
Ketiganya bahkan memiliki keinginan untuk tinggal berdekatan di wilayah Salatiga dan tetap membuat musik bersama.
“Kalau hari tua sih aku pengen banget di pedesaan ya,” ungkapnya.
Danilla berharap rumah tersebut nantinya benar-benar menjadi tempat untuk beristirahat setelah menjalani berbagai aktivitas.
“Yang penting dalam rumahnya itu sendiri sih ketika aku pulang itu benar-benar istirahat,” tutup Danilla.
(KIE)
Musisi sekaligus Creative Collaborator IKEA Indonesia tersebut mengatakan ukuran rumah membuatnya cukup memperhatikan desain interior. Ia berusaha menciptakan pembagian ruang meskipun rumah yang ditempatinya tidak memiliki banyak sekat permanen.
“Rumahku pribadi tuh sebenarnya kecil, di situ tuh aku lumayan bawel perihal desain interior. Aku bikin biar seolah-olah ini ada sekatnya, biar kayak punya ruang kamar walaupun pada dasarnya tuh enggak ada sekat sama sekali,” ujar Danilla kepada Medcom.id dalam acara IKEA, Kamis, 20 Agustus 2026.
Menurut Danilla, ukuran rumah membuat setiap sisi ruangan dapat memengaruhi kesan keseluruhan hunian. Karena itu, selain mengatur sekat, ia memilih benda-benda dengan ukuran yang tidak terlalu tinggi agar ruangan tidak terasa semakin penuh ketika dipadukan dengan berbagai perabot.
Pilih barang yang bikin nyaman
Bagi Danilla, kenyamanan rumah tidak hanya ditentukan oleh ukuran ruangan dan furnitur. Barang-barang yang berada di dalam rumah juga dapat memengaruhi suasana ketika ia berada di dalamnya.Ia menyebut benda yang memiliki cerita atau menyimpan pengalaman tertentu dapat menjadi bagian dari suasana rumah. Namun, jika sebuah barang justru membuatnya merasa tidak nyaman, Danilla memilih untuk memindahkannya dari rumah.
“Kalau aku misalnya ruangannya sepi nih, tapi kok overwhelmed ya mungkin cerita di balik barang-barang di dalamnya, pasti barang itu aku kasih ke orang lain,” kata Danilla.
Menurut dia, penataan tersebut menjadi salah satu cara untuk menjaga rumah tetap menjadi tempat beristirahat. Kondisi ruang dan benda-benda di dalamnya perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi perasaan ketika berada di rumah.
Ingin punya rumah split level
Selain bercerita mengenai rumah yang ditempatinya saat ini, Danilla juga mengungkapkan gambaran rumah impian yang ingin dimiliki pada masa mendatang.Salah satu keinginannya adalah memiliki rumah dengan konsep split level. Ia juga ingin memiliki ruang keluarga yang lebih luas sehingga dapat digunakan untuk berbagai kegiatan dan menampung hobinya.
“Harapan aku tuh dapat rumah yang split level itu yang pasti, yang kedua aku ingin ada satu ruangan yang living room-nya memang bebas dengan warna macam-macam karena di situ hobi akan nyampur,” tutur Danilla.
Danilla juga ingin memiliki ruang khusus untuk bekerja sekaligus membuat karya musik di rumah. Ruangan tersebut nantinya akan memiliki suasana yang tidak terlalu terang dengan warna yang lebih tenang.
“Aku tuh pengen punya studio sendiri di rumah buat kerja dan akan kurang lebih warnanya kayak Candramawa karena ketika kita lagi kerja aku emang condong matiin lampu dan remang gitu,” ujarnya.
Sementara untuk rumah di masa tua, Danilla mengaku ingin tinggal di kawasan pedesaan bersama Lafa Pratomo dan Otta Tarega, dua musisi dan produser yang selama ini menjadi bagian dari proses bermusiknya.
Ketiganya bahkan memiliki keinginan untuk tinggal berdekatan di wilayah Salatiga dan tetap membuat musik bersama.
“Kalau hari tua sih aku pengen banget di pedesaan ya,” ungkapnya.
Danilla berharap rumah tersebut nantinya benar-benar menjadi tempat untuk beristirahat setelah menjalani berbagai aktivitas.
“Yang penting dalam rumahnya itu sendiri sih ketika aku pulang itu benar-benar istirahat,” tutup Danilla.
(KIE)