Insentif PPN tingkatkan pencarian rumah. Ilustrasi: Shutterstock
Insentif PPN tingkatkan pencarian rumah. Ilustrasi: Shutterstock

Perpanjangan Insentif PPN Dorong Pencarian Rumah hingga 28%

Rizkie Fauzian • 21 Februari 2022 12:40
Jakarta: Pemerintah resmi melanjutkan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk perumahan tahun ini. Dukungan kepada sektor properti ini diberikan selama sembilan bulan sampai dengan September 2022.
 
Lamudi.co.id menyambut positif atas diperpanjangnya PPN. Adanya insentif ini menunjukan bahwa pemerintah menaruh perhatian besar pada pemulihan sektor properti yang sempat terdampak pandemi pada awal 2020 hingga 2021.
 
Perubahan insentif PPN tersebut berupa subsidi PPN 50 persen untuk pembelian rumah tapak dan rumah susun baru dibawah harga Rp2 miliar dan insentif PPN 25 persen untuk rumah baru diatas Rp2 miliar. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut CEO Lamudi.co.id Mart Polman insentif ini merupakan sebuah itikad baik dari pemerintah Indonesia untuk mendukung pertumbuhan sektor properti yang merupakan komponen besar dari pendapatan negara. 
 
"Sektor properti pada 2020 tercatat memberikan sumbangsih sebesar Rp324,3 triliun atau 3,02 persen pada pendapatan negara, sehingga langkah memperpanjang insentif ini memiliki dampak yang cukup besar pada bisnis Lamudi," katanya dalam keterangan tertulis, Senin, 21 Februari 2022.
 
Dampak tersebut yakni dalam meningkatkan minat pembelian properti pada platform Lamudi, terutama di antara pengguna milenial dan generasi Z yang memiliki dambaan terhadap aksesibilitas terhadap perumahan dengan harga terjangkau.
 
Semenjak diberlakukannya PMK No. 103/PMK.010/2021, Lamudi.co.id mencatat pertumbuhan minat pembelian hingga 28 persen di Semester-II 2021 dibandingkan Semester-I 2021. 
 
Angka ini juga sejalan dengan laporan pemerintah yang menyatakan bahwa insentif pajak berpengaruh terhadap meningkatnya permintaan terhadap KPR pada kuartal tiga tahun 2021.
 
Data dari Lamudi.co.id mencatat bahwa sekitar 73,8 persen pengguna platform masih memilih opsi pembelian properti melalui KPR. Angka ini menunjukan bahwa mayoritas pencari properti sangat bergantung kepada adanya akses terhadap pendanaan sebelum menentukan untuk pembelian properti.
 
Insentif dari pemerintah yang dapat memberikan keringanan harga terhadap pembelian properti memiliki dampak yang positif. Mart mengatakan bahwa insentif pemerintah yang diberlakukan tahun lalu tergolong cukup efektif dikarenakan angka minat pembelian properti yang mengalami peningkatan. 
 
"Dengan adanya peningkatan minat pembelian properti pada Lamudi.co.id pada tahun lalu setelah insentif PPN diberlakukan, kami optimis bahwa perpanjangan kebijakan ini dapat terus meningkatkan angka minat pembelian properti yang akan berdampak pada akselerasi pemulihan sektor properti nasional," ujarnya.
 
Tentunya yang harus ditingkatkan disini adalah sosialisasi kepada calon pembeli properti, developer harus dapat bisa memberikan komunikasi yang memadai tentang insentif PPN tersebut tersebut dan bagaimana bisa mendapatkan sumber pendanaan yang memadai.
 
Dengan adanya insentif ini, Mart Polman mengatakan bahwa Lamudi.co.id terus berupaya untuk mempermudah akses terhadap sumber pendanaan untuk pembelian properti untuk dapat lebih menjangkau pengguna.
 
Lamudi telah bermitra dengan lebih dari 400 developer dan menjalin kerja sama dengan lebih dari sepuluh bank untuk memastikan 4,5 juta pengunjung mendapatkan pilihan rumah yang lengkap dengan lebih dari 1,35 juta listing properti tersedia setiap bulannya, dan akses pendanaan yang sesuai dengan kebutuhan semua pencari properti.
 
"Lamudi.co.id terus menggandeng mitra developer tepercaya yang memiliki reputasi baik dalam memastikan adanya akses pembiayaan yang mumpuni untuk para pengguna kami. Kami juga tengah meningkatkan kerja sama kami dengan berbagai bank besar di tanah air agar pengguna kami dapat menentukan metode pembayaran yang sesuai,” ungkap Mart.
 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif