Jakarta: Harga properti yang kian tinggi, membuat masyarakat memilih Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebagai fasilitas kredit yang digunakan untuk membeli rumah. Dalam sebuah survei tercatat bahwa KPR masih menjadi pilihan utama masyarakat di Indonesia.
Membeli rumah dengan KPR memiliki keuntungan dan kekurangan yang bisa dijadikan sebagai pertimbanga. Bagi Anda yang berencana membeli rumah dengan KPR, sebaiknya ajukan
melalui lembaga yang terpercaya.
Tips membeli rumah dengan KPR. Foto: Freepik
Berikutnya adalah suku bunga mengambang atau floating rate, di mana nilainya cenderung naik turun atau fluktuatif, serta berpotensi meningkatkan berdasarkan aturan dari Bank Indonesia.
Dengan begitu, ada baiknya Anda memilih lembaga keuangan atau bank yang menawarkan produk KPR dengan bunga terendah, serta jangka waktu kredit panjang.
Dalam hal ini, Anda perlu memperhitungkan pendapatan dan pengeluaran setiap bulannya, apakah dengan mengajukan KPR akan mengganggu dana pokok tersebut atau tidak
Jangan sampai ketika sudah menghuni rumah, Anda sulit membedakan dana antara kebutuhan pokok dengan biaya angsuran KPR, sehingga hal ini bisa memberatkan keluarga.
Perlu diketahui, KPR subsidi adalah salah satu fasilitas dari pemerintah, dengan tujuan membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dalam memenuhi kebutuhan hunian mereka.
Melalui fasilitas ini, meskipun dana yang dimiliki terbatas, pengajuan KPR Anda tetap memiliki peluang tinggi untuk disetujui.
Nah, itulah sederet cara beli rumah KPR, mulai dari mencari hunian impian, hingga melakukan akad.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)
Membeli rumah dengan KPR memiliki keuntungan dan kekurangan yang bisa dijadikan sebagai pertimbanga. Bagi Anda yang berencana membeli rumah dengan KPR, sebaiknya ajukan
melalui lembaga yang terpercaya.
Tips membeli rumah dengan KPR

Tips membeli rumah dengan KPR. Foto: Freepik
1. Menghindari risiko suku bunga rendah
Pada KPR, terdapat dua jenis interest rate, yaitu suku bunga tetap, yakni nilainya tidak akan berubah selama masa kredit masih berjalan.Berikutnya adalah suku bunga mengambang atau floating rate, di mana nilainya cenderung naik turun atau fluktuatif, serta berpotensi meningkatkan berdasarkan aturan dari Bank Indonesia.
| Baca juga: Kenali Modus Penipuan Jual Rumah |
Dengan begitu, ada baiknya Anda memilih lembaga keuangan atau bank yang menawarkan produk KPR dengan bunga terendah, serta jangka waktu kredit panjang.
2. Memperhatikan kondisi finansial
Mengetahui kondisi finansial merupakan tips yang paling penting sebelum memutuskan untuk membeli rumah secara KPR.Dalam hal ini, Anda perlu memperhitungkan pendapatan dan pengeluaran setiap bulannya, apakah dengan mengajukan KPR akan mengganggu dana pokok tersebut atau tidak
Jangan sampai ketika sudah menghuni rumah, Anda sulit membedakan dana antara kebutuhan pokok dengan biaya angsuran KPR, sehingga hal ini bisa memberatkan keluarga.
3. Memilih KPR bersubsidi
Apabila Anda memiliki jumlah penghasilan di bawah Rp4 juta per bulan, maka beli rumah KPR bersubsidi bisa menjadi alternatifnya.Perlu diketahui, KPR subsidi adalah salah satu fasilitas dari pemerintah, dengan tujuan membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dalam memenuhi kebutuhan hunian mereka.
Melalui fasilitas ini, meskipun dana yang dimiliki terbatas, pengajuan KPR Anda tetap memiliki peluang tinggi untuk disetujui.
Nah, itulah sederet cara beli rumah KPR, mulai dari mencari hunian impian, hingga melakukan akad.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)