Ilustrasi. FOTO: dok MI/Panca Syurkani.
Ilustrasi. FOTO: dok MI/Panca Syurkani.

Ketentuan Baru Uang Muka KPR Sudah Berlaku

Properti properti aturan ltv kpr
Media Indonesia • 02 Desember 2019 15:50
Jakarta: Peraturan Bank Indonesia (BI) yang memungkinkan penurunan uang muka sebesar lima persen untuk kredit pemilikan rumah (KPR) kepemilikan kedua dan seterusnya, berlaku hari ini.
 
Menurut ringkasan peraturan yang baru dirilis pekan ini dan dikutip Antara di Jakarta, BI melalui Peraturan Bank Indonesia Nomor 21/13/PBI/2019 tentang Perubahan atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 20/8/PBI/2018, menaikkan rasio kredit/pembiayaan terhadap agunan (loan/financing to value atau LTV/FTV), atau menurunkan uang muka KPR rata-rata 5% bagi kepemilikan kedua dan seterusnya.
 
Rasio LTV/FTV adalah rasio pinjaman maksimal yang dapat diberikan bank dalam menyalurkan KPR. Dengan dinaikkannya rasio LTV/FTV tersebut, uang muka yang harus dibayarkan nasabah untuk membeli properti menggunakan skema KPR otomatis turun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Melalui peraturan itu, uang muka untuk KPR kepemilikan kedua rumah tapak tipe 21-70 diturunkan dari 15 persen menjadi 10 persen, sedangkan tumah tapak tipe di atas 70 turun dari 20 persen menjadi 15 persen.
 
Lalu, untuk KPR kepemilikan kedua rumah susun atau apartemen, uang muka diturunkan dari 15 persen menjadi 10 persen untuk tipe di bawah 21 dan tipe 21-70. Adapun untuk rumah susun atau apartemen tipe di atas 70, uang muka turun dari 20 persen ke 15 persen.
 
Dalam keterangannya, BI mengatakan penurunan uang muka dilakukan untuk mendorong penguatan fungsi intermediasi perbankan, dan sejalan dengan upaya untuk terus mendorong momentum pertumbuhan ekonomi.
 
"BI memandang masih terdapat ruang bagi kebijakan makro prudensial yang akomodatif dengan tetap memperhatikan dampak risiko prosiklikalitas dan kondisi siklus keuangan yang sejalan dengan upaya untuk terus mendorong momentum pertumbuhan ekonomi di tengah stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan yang terjaga," tulis BI.
 
Namun, keringanan uang muka KPR kedua ini hanya boleh ditawarkan perbankan dengan tingkat kredit bermasalah (NPL) secara bruto di bawah lima persen.
 
Adapun untuk KPR kepemilikan rumah pertama, BI telah menghapus uang muka dengan menaikkan rasio LTV KPR untuk kepemilikan rumah pertama menjadi 100 persen untuk seluruh tipe.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif