NEWS
Pembangunan Gereja 'Korban' Serangan WTC Dilanjutkan
Anggi Tondi Martaon
Jumat 10 Januari 2020 / 20:21
New York: Pembangunan gereja Ortodok Yunani di Downtown, Manhattan, New York kembali dilanjutkan. Rumah ibadah tersebut hancur saat tragedi penyerangan di menara World Trade Center (WTC).
Dikutip Designboom, pembangunan St. Nicholas Greek Orthodox Church dan National Shrine sempat terhenti selama dua tahun karena kurangnya dana. Padahal, proyek yang dirancang oleh arsitek Santiago Calatrava hampir rampung.
Desain gereja meniru konsep Hagia Sophia dan gereja ortodok di Istanbul, Turki. Bangunan tersebut menjadi pengganti gereja Ortodoks yang terkubur di antara reruntuhan menara WTC.

Foto: Epicgenius/Designboom
Gereja tersebut dibuat cukup sederhana dengan konsep yang lebih bersinar dengan dominasi warna putih terang. Bagian tengah dan paling besar akan menjadi pusat kegiatan di gereja tersebut.
Bentuk atapnya menyerupai sebuah kubah dengan simbol salip di bagian tengah atap. Fasad bangunan dibangun menggunakan material marmer Vermont putih.
Diharapkan, pembangunan berjalan lancar sehingga dapat diresmikan pada 11 September 2021 atau menjadi peringatan serangan 9/11. Proyek ini dibiayai oleh Friends of St. Nicholas yang beranggotakan 13 orang.
Dewan itu akan dipimpin oleh pebisnis Yunani-Amerika Dennis Mehiel, mantan ketua Otoritas Battery Park City New York.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)
Dikutip Designboom, pembangunan St. Nicholas Greek Orthodox Church dan National Shrine sempat terhenti selama dua tahun karena kurangnya dana. Padahal, proyek yang dirancang oleh arsitek Santiago Calatrava hampir rampung.
Desain gereja meniru konsep Hagia Sophia dan gereja ortodok di Istanbul, Turki. Bangunan tersebut menjadi pengganti gereja Ortodoks yang terkubur di antara reruntuhan menara WTC.

Foto: Epicgenius/Designboom
Gereja tersebut dibuat cukup sederhana dengan konsep yang lebih bersinar dengan dominasi warna putih terang. Bagian tengah dan paling besar akan menjadi pusat kegiatan di gereja tersebut.
Bentuk atapnya menyerupai sebuah kubah dengan simbol salip di bagian tengah atap. Fasad bangunan dibangun menggunakan material marmer Vermont putih.
Diharapkan, pembangunan berjalan lancar sehingga dapat diresmikan pada 11 September 2021 atau menjadi peringatan serangan 9/11. Proyek ini dibiayai oleh Friends of St. Nicholas yang beranggotakan 13 orang.
Dewan itu akan dipimpin oleh pebisnis Yunani-Amerika Dennis Mehiel, mantan ketua Otoritas Battery Park City New York.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)