Jakarta Selatan berkontribusi sekitar 60 persen dari total pasok apartemen tahun ini. Foto: Freepik
Jakarta Selatan berkontribusi sekitar 60 persen dari total pasok apartemen tahun ini. Foto: Freepik

Permintaan Apartemen Jakarta Naik, Unit Siap Huni Jadi Incaran Pembeli

Rizkie Fauzian • 05 Juni 2026 16:50
Ringkasnya gini..
  • Permintaan apartemen Jakarta pada kuartal I-2026 didominasi unit siap huni yang didukung insentif PPN DTP 100 persen.
  • Jakarta Selatan menjadi kawasan paling aktif dengan kontribusi sekitar 60 persen dari total pasok apartemen 2026.
  • Pengembang kini lebih fokus menjual stok tersedia melalui insentif dan promo dibanding meluncurkan proyek baru secara agresif.
Jakarta: Pasar apartemen Jakarta menunjukkan tren stabil pada kuartal pertama tahun 2026. Kondisi ini didorong meningkatnya minat terhadap unit siap huni yang dinilai lebih menguntungkan di tengah berlanjutnya insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP).
 
Berdasarkan laporan terbaru Colliers Indonesia, sekitar 50 persen dari hampir 300 unit apartemen yang terjual sepanjang kuartal pertama 2026 berasal dari kategori apartemen siap huni.
 
Tren tersebut mencerminkan pengaruh kebijakan PPN DTP sebesar 100 persen yang masih berlaku sepanjang tahun ini sehingga memberikan kepastian finansial lebih besar bagi calon pembeli.

Unit siap huni jadi pilihan utama

Head of Research Colliers Indonesia, Ferry Salanto, mengatakan permintaan pasar saat ini lebih banyak mengarah pada produk yang sudah siap ditempati dibanding proyek baru yang masih dalam tahap pembangunan.

“Untuk sisa tahun 2026, apabila seluruh proyek selesai tepat waktu, maka akan merepresentasikan sekitar 70 persen dari total pasok selama periode tahun 2026–2029. Artinya, berdasarkan konstruksi saat ini, proyeksi pasok mendatang setelah tahun 2026 akan sangat terbatas,” ujar Ferry dalam laporan yang dikutip, Jumat, 5 Juni 2026.
 
Dari sisi pasok, sekitar 2.000 unit apartemen dijadwalkan selesai sepanjang 2026. Namun hingga kuartal pertama, realisasi penyelesaian proyek baru mencapai sekitar 10 persen.
 
Kondisi ini dinilai dapat mengindikasikan adanya potensi pergeseran jadwal penyelesaian sejumlah proyek hingga akhir tahun.

Jakarta Selatan masih dominasi pasar

Secara geografis, Jakarta Selatan masih menjadi kawasan paling aktif di pasar apartemen Jakarta. Wilayah ini diperkirakan menyumbang sekitar 60 persen dari total tambahan pasok apartemen sepanjang tahun 2026.
 
Sementara itu, pengembang memilih strategi yang lebih konservatif dibanding periode sebelum pandemi. Alih-alih meluncurkan proyek baru secara agresif, mayoritas pengembang kini lebih fokus menjual stok unit yang masih tersedia.
 
Dari sisi harga, pasar apartemen Jakarta cenderung stabil meskipun terdapat sedikit kenaikan di beberapa kawasan tertentu.
 
Untuk menarik minat pembeli, pengembang kini lebih banyak menawarkan berbagai insentif tambahan, mulai dari potongan harga, unit fully furnished, hingga kemudahan pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR).
 
Colliers menilai tekanan harga masih berpotensi terjadi ke depan seiring meningkatnya biaya konstruksi akibat dinamika geopolitik global yang dapat memengaruhi pengembangan proyek baru.
 
Di tengah kondisi pasar yang semakin selektif, strategi penjualan berbasis insentif dan fokus pada unit siap huni diperkirakan masih akan menjadi pendekatan utama pengembang apartemen di Jakarta sepanjang tahun 2026.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan