Tanaman penyerap polusi kini banyak digunakan pada hunian modern, terutama di kawasan perkotaan dengan kualitas udara yang kurang baik. Selain mudah dirawat, tanaman ini juga cocok ditempatkan di ruang tamu, kamar tidur, hingga area kerja.
Tanaman hias penyerap polusi
Berikut sejumlah tanaman hias yang dikenal membantu menyerap polusi udara di rumah.1. Lidah mertua

Tanaman hias penyerap polusi. Foto: Freepik
Lidah Mertua menjadi salah satu tanaman penyerap polusi yang paling populer. Tanaman ini mampu membantu menyaring udara dan tetap bertahan meski minim perawatan.
Lidah mertua juga cocok ditempatkan di dalam ruangan karena tidak membutuhkan banyak sinar matahari.
2. Sirih gading

Tanaman hias penyerap polusi. Foto: Freepik
Sirih Gading dikenal memiliki tampilan daun yang cantik dan mudah tumbuh di berbagai kondisi. Tanaman ini sering digunakan sebagai dekorasi indoor sekaligus membantu menjaga kualitas udara.
Selain ditanam di pot, sirih gading juga dapat diletakkan dalam media air sehingga praktis dirawat.
3. Palem areca

Tanaman hias penyerap polusi. Foto: Freepik
Palem Areca banyak dipilih untuk mempercantik interior rumah karena tampilannya yang tropis dan segar. Tanaman ini juga membantu menjaga kelembapan udara di dalam ruangan.
Ukurannya yang cukup besar membuat palem areca cocok ditempatkan di sudut ruang tamu atau teras rumah.
4. Peace Lily
.jpg)
Tanaman hias penyerap polusi. Foto: Freepik
Peace Lily memiliki bunga putih yang elegan dan dikenal membantu menyaring polutan udara. Tanaman ini cocok digunakan pada interior rumah minimalis modern. Namun, peace lily sebaiknya diletakkan di area teduh agar pertumbuhannya tetap optimal.
5. Spider Plant

Tanaman hias penyerap polusi. Foto: Freepik
Spider Plant menjadi pilihan tepat bagi pemula karena mudah dirawat dan cepat tumbuh. Tanaman ini dikenal mampu membantu menyerap zat polutan di udara dalam ruangan.
Bentuk daunnya yang menjuntai juga membuat spider plant cocok digunakan sebagai dekorasi gantung.
Tetap perhatikan sirkulasi udara
Meski tanaman hias membantu meningkatkan kualitas udara, penghuni rumah tetap perlu menjaga sirkulasi udara dan kebersihan ruangan. Membuka jendela secara rutin dapat membantu udara segar masuk ke dalam rumah.Perawatan tanaman seperti penyiraman dan pembersihan daun juga penting dilakukan agar tanaman tetap sehat dan berfungsi optimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News