NEWS
Danantara Housing Expo Diserbu 40 Ribu Pengunjung, Minat Cari Rumah Tinggi
Rizkie Fauzian
Selasa 01 September 2026 / 15:53
- Danantara Housing Expo 2026 mencatat sekitar 40 ribu pengunjung selama empat hari penyelenggaraan di NICE PIK 2.
- Lebih dari 130 pengembang menghadirkan lebih dari 360 ribu pilihan unit, mulai dari rumah subsidi hingga hunian premium.
- DHE 2026 membukukan nilai proyek Rp2 triliun dan akan dikembangkan menjadi one-stop housing expo pada penyelenggaraan berikutnya.
Jakarta: Minat masyarakat untuk mencari hunian terlihat tinggi dalam penyelenggaraan Danantara Housing Expo (DHE) 2026. Pameran yang berlangsung selama empat hari tersebut mencatat sekitar 40 ribu pengunjung yang datang untuk melihat pilihan rumah sekaligus mencari informasi pembiayaan.
Danantara Housing Expo 2026 digelar pada 27-30 Agustus 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang. Jumlah pengunjung tersebut setara dengan rata-rata sekitar 10 ribu orang setiap hari.
Tingginya kunjungan menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap akses hunian masih besar. Kehadiran lebih dari 130 pengembang BUMN dan swasta dalam satu lokasi memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk membandingkan berbagai pilihan rumah sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.
Chief Operating Officer Danantara Indonesia, Dony Oskaria, mengatakan tingginya jumlah pengunjung menunjukkan masyarakat membutuhkan lebih banyak pilihan hunian serta solusi pembiayaan yang mudah diakses.
"Danantara Housing Expo dikunjungi kurang lebih 10 ribu orang setiap harinya. Antusiasme ini menunjukkan tingginya minat dan kebutuhan masyarakat atas sebuah ekosistem yang menyediakan berbagai pilihan rumah dan promo pembayaran dalam satu lokasi," ujar Dony.
Pilihan hunian tersebut mencakup rumah subsidi, rumah tapak, apartemen, hingga hunian premium. Masyarakat juga dapat berkonsultasi secara langsung dengan perbankan dan mitra pembiayaan untuk mengetahui skema kepemilikan rumah yang sesuai.
Selain hunian, pameran menghadirkan berbagai informasi pendukung proses kepemilikan rumah, mulai dari pembiayaan dan perlindungan asuransi hingga teknologi konstruksi serta solusi hunian berkelanjutan.
DHE 2026 juga menghadirkan akad KPR massal yang melibatkan 200 calon pemilik rumah bersama Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan sejumlah pengembang.
Berbagai kegiatan pendukung turut meramaikan pameran, seperti edukasi kepemilikan rumah, program apresiasi dan hadiah undian, tenant kuliner, serta penampilan sejumlah musisi Indonesia.
Menurut Dony, capaian tersebut menunjukkan potensi kolaborasi antara pengembang, perbankan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian.
"Ke depan, kami berharap DHE dapat hadir dengan skala yang lebih besar dan melibatkan ekosistem yang semakin luas untuk mendukung Program Tiga Juta Rumah," katanya.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait turut mengapresiasi penyelenggaraan DHE 2026. Menurutnya, pameran tersebut memperkuat kolaborasi antara pemerintah, Danantara Indonesia, sektor perbankan, dan pelaku industri perumahan dalam mendukung Program Tiga Juta Rumah.
Maruarar menilai keberhasilan penyelenggaraan perdana DHE menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau.
Ke depan, Danantara Indonesia berencana mengembangkan DHE dengan melibatkan ekosistem yang lebih luas. Pameran berikutnya diarahkan menjadi one-stop housing expo, sehingga masyarakat tidak hanya dapat mencari rumah dan pembiayaan, tetapi juga memenuhi berbagai kebutuhan pendukung rumah tangga dalam satu lokasi.
(KIE)
Danantara Housing Expo 2026 digelar pada 27-30 Agustus 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang. Jumlah pengunjung tersebut setara dengan rata-rata sekitar 10 ribu orang setiap hari.
Tingginya kunjungan menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap akses hunian masih besar. Kehadiran lebih dari 130 pengembang BUMN dan swasta dalam satu lokasi memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk membandingkan berbagai pilihan rumah sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.
Chief Operating Officer Danantara Indonesia, Dony Oskaria, mengatakan tingginya jumlah pengunjung menunjukkan masyarakat membutuhkan lebih banyak pilihan hunian serta solusi pembiayaan yang mudah diakses.
"Danantara Housing Expo dikunjungi kurang lebih 10 ribu orang setiap harinya. Antusiasme ini menunjukkan tingginya minat dan kebutuhan masyarakat atas sebuah ekosistem yang menyediakan berbagai pilihan rumah dan promo pembayaran dalam satu lokasi," ujar Dony.
Hadirkan 360 ribu pilihan hunian
Selama empat hari penyelenggaraan, pengunjung DHE 2026 dapat mengeksplorasi lebih dari 360 ribu pilihan unit yang ditawarkan oleh pengembang BUMN dan swasta.Pilihan hunian tersebut mencakup rumah subsidi, rumah tapak, apartemen, hingga hunian premium. Masyarakat juga dapat berkonsultasi secara langsung dengan perbankan dan mitra pembiayaan untuk mengetahui skema kepemilikan rumah yang sesuai.
Selain hunian, pameran menghadirkan berbagai informasi pendukung proses kepemilikan rumah, mulai dari pembiayaan dan perlindungan asuransi hingga teknologi konstruksi serta solusi hunian berkelanjutan.
DHE 2026 juga menghadirkan akad KPR massal yang melibatkan 200 calon pemilik rumah bersama Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan sejumlah pengembang.
Berbagai kegiatan pendukung turut meramaikan pameran, seperti edukasi kepemilikan rumah, program apresiasi dan hadiah undian, tenant kuliner, serta penampilan sejumlah musisi Indonesia.
Catat nilai proyek Rp2 triliun
Tingginya jumlah pengunjung turut beriringan dengan capaian bisnis selama pameran. DHE 2026 membukukan nilai proyek sekitar Rp2 triliun sepanjang empat hari penyelenggaraan.Menurut Dony, capaian tersebut menunjukkan potensi kolaborasi antara pengembang, perbankan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian.
"Ke depan, kami berharap DHE dapat hadir dengan skala yang lebih besar dan melibatkan ekosistem yang semakin luas untuk mendukung Program Tiga Juta Rumah," katanya.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait turut mengapresiasi penyelenggaraan DHE 2026. Menurutnya, pameran tersebut memperkuat kolaborasi antara pemerintah, Danantara Indonesia, sektor perbankan, dan pelaku industri perumahan dalam mendukung Program Tiga Juta Rumah.
Maruarar menilai keberhasilan penyelenggaraan perdana DHE menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau.
Ke depan, Danantara Indonesia berencana mengembangkan DHE dengan melibatkan ekosistem yang lebih luas. Pameran berikutnya diarahkan menjadi one-stop housing expo, sehingga masyarakat tidak hanya dapat mencari rumah dan pembiayaan, tetapi juga memenuhi berbagai kebutuhan pendukung rumah tangga dalam satu lokasi.
(KIE)