NEWS

Presiden minta program rumah ASN dipercepat

Rudy Polycarpus
Rabu 27 Juni 2018 / 10:00
Jakarta: Kesejahteraan aparatur sipil negara dan anggota TNI-Polri terus menjadi fokus perhatian pemerintah. Setelah memutuskan menaikkan tunjangan hari raya, pemerintah juga menyiapkan rumah layak yang terjangkau bagi para abdi negara.

"Alhamdulillah, tahun ini kita dapat memberikan THR, gaji ke-13 bagi ASN, prajurit TNI, Polri, juga pensiunan. Tapi saya rasa sifatnya belum cukup," ujar Presiden Joko Widodo saat membuka rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (26/6/2018).

Menurutnya pemberian THR dan gaji ke-13 merupakan aspek jangka pendek yang tidak memiliki kesinambungan terhadap kesejahteraan aparatur. Presiden meminta progres penyediaan rumah layak bagi aparatur negara yang penghasilan rendah.

Apalagi saat ini masih banyak ASN yang belum punya rumah tinggal yang layak. Jumlahnya pun tidak kecil. Berdasarkan laporan yang diterimanya ada 945 ribu ASN, 275 ribu prajurit TNI dan 360 ribu polisi yang belum punya rumah.

"Penyediaan rumah layak khususnya bagi yang berpenghasilan rendah bisa memenuhi kebutuhan pokoknya dan konsentrasi dalam pekerjaan. Ini penting. Saya minta laporan progres dan terus kita monitor," tegas Jokowi.

Hadir dalam rapat tersebut Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Polhukam Wiranto, Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan, Menkeu Sri Mulyani, Menpan RB Asman Abnur, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dan Kepala Staf Presiden Moeldoko.

 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(LHE)

MOST SEARCH