Perumahan bersubsidi yang dibangun oleh pemerintah. Foto: Kementerian PUPR
Perumahan bersubsidi yang dibangun oleh pemerintah. Foto: Kementerian PUPR

Kementerian PUPR-Baznas Jajaki Kerjasama Pembangunan Perumahan

Rizkie Fauzian • 05 Februari 2022 11:37
Jakarta: Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) akan mensinergikan berbagai program terkait penyediaan perumahan bagi masyarakat yang membutuhkan. 
 
Apalagi dimasa pandemi ini masyarakat sangat membutuhkan hunian yang layak sekaligus membuka lapangan pekerjaan guna peningkatan perekonomian masyarakat.
 
"Kami menggangap bahwa Baznas merupakan mitra kerja yang sangat potensial dalam kegiatan pembangunan perumahan bagi masyarakat. Baik Kementerian PUPR maupun Baznas juga memiliki kesamaan program di sektor perumahan yang bisa disinergikan," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto dalam keterangan tertulis, Sabtu, 5 Februari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Iwan, saat ini kedua belah pihak sedang melakukan penjajakan guna membahas sektor-sektor kegiatan apa saja yang bisa di kerjasamakan. 
 
Ke depan diharapkan kedua belah pihak bisa segera melakukan kesepakatan perjanjian kerjasama sehingga bisa mengimplementasikan sejumlah kegiatan pembangunan di lapangan.
 
Sejumlah kegiatan pembangunan yang cukup potensial untuk segera dikerjasamakan, antara lain pembangunan rumah khusus bagi masyarakat terdampak bencana alam, peningkatan kualitas rumah tidak layak huni atau bedah rumah. 
 
Selain itu, tidak tertutup kemungkinan juga adanya pembangunan rumah susun di sejumlah daerah yang dibangun untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
 
"Jadi membangun infrastruktur dan rumah layak selain tugas wajib Kementerian PUPR juga menjadi amal ibadah untuk kita semua. Saya kira ini juga menjadi tujuan dari Baznas yakni mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat untuk kepentingan masyarakat," jelasnya.
 
Lebih lanjut, Iwan menerangkan, Kementerian PUPR akan terus menggandeng berbagai pihak baik Kementerian/Lembaga, pengembang, perbankan, sektor swasta dan masyarakat untuk melaksanakan Program Sejuta Rumah (PSR). Apalagi dana APBN pemerintah saat ini juga sangat terbatas padahal kebutuhan rumah terus meningkat setiap tahunnya.
 
"Kebutuhan rumah atau backlog perumahan terus meningkat setiap tahun. Pemerintah tentunya tidak bisa melaksanakan pembangunan rumah sendiri tapi perlu dukungan dari berbagai pihak," katanya.
 
Pimpinan Bidang Distribusi dan Pendayagunaan Baznas Saidah Sakwan menerangkan, pihaknya siap memberikan dukungan kepada Kementerian PUPR dalam program perumahan. 
 
Saat ini pihaknya ingin berupaya agar masyarakat juga dilibatkan dalam proses pembangunan maupun memiliki usaha agar perekonomian mereka bisa meningkat di masa pandemi ini.
 
"Saat ini kami memiliki Program Rutilahu, bantuan hunian bagi korban terdampak bencana alam serta pengembangan usaha untuk masyarakat. Jika program tersebut bisa dikerjasama dan sinergi dengan Kementerian PUPR tentunya hasil pembangunan bisa lebih baik karena ditangani oleh ahlinya," ujarnya.
 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif