ARSITEKTUR

5 Kota di Dunia dengan Desain Bangunan Art Deco Terbaik

Rizkie Fauzian
Sabtu 12 September 2020 / 19:07
Jakarta: Hampir 100 tahun sejak desain dan arsitektur Art Deco diluncurkan dalam Exposition Internationale des Arts Décoratifs et Industriels Modernes di Paris pada 1925.

Namun hingga kini Art Deco masih menjadi salah satu gaya arsitektur paling disukai di seluruh dunia. Beberapa kota di dunia memiliki ruang dan eksterior Art Deco yang paling menarik dan menakjubkan.

Berikut ini lima kota yang banyak menyimpan bangunan bergaya arsitektur Art Deco dikutip dari Dirt.

1. Miami, Amerika Serikat


Ocean Drive building di Miami’s South Beach. Foto: Jorge Láscar/Flickr

Kawasan Miami Beach terkenal dengan bangunan Art Deco berwarna pastel. Beberapa hotel di lingkungan Miami ini mewakili gaya Art Deco terbaik dan paling meriah di Amerika Serikat.

Ada lebih dari 800 bangunan yang terletak di distrik ini, dari mulai hotel yang memiliki jendela jendela bundar, balok kaca, dan lantai teraso.

2. Mumbai, India


Foto: Sandra Cohen-Rose dan Colin Rose/Flickr

Dianggap sebagai rumah bagi koleksi bangunan Art Deco terbesar kedua di dunia, Mumbai’s Art Deco baru-baru ini dinyatakan sebagai situs warisan dunia.

Bangunan ini menjadi salah satu yang mempopulerkan gaya Art Dec. Arsitek lokal yang belajar di Inggris mengembangkan gaya arsitektur ini di seluruh kota namun menyesuaikannya dengan iklim dan lingkungan setempat.

3. New York, Amerika Serikat


Chrysler Building in New York City. Foto: ArchJourney

Di sini, Anda akan menemukan gedung pencakar langit, kompleks perkantoran, gedung apartemen, dan banyak bangunan yang menonjolkan dengan gaya Art Deco yang disederhanakan.

4. Havana, Kuba


Foto: Sandra Cohen-Rose and Colin Rose/Flickr

Lanskap arsitektur Havana didukung oleh gedung-gedung bioskop, perkantoran, dan apartemen yang mengambil pengaruh dari tren desain Eropa dan Amerika.

5. Shanghai, Tiongkok


The China Bank of Communications Building, Shanghai. Foto: Ferox Seneca/Flickr

Bangunan Art Deco di Shanghai booming pada akhir 1920-an dan 1930-an ketika mahasiswa arsitektur Tiongkok kembali ke kota.

Mereka menyelesaikan pendidikan di luar negeri dan merancang bangunan yang mencerminkan motif tradisional Tiongkok dan gaya Barat.

Anda akan menemukan banyak dari bangunan hotel, bank, dan apartemen di sepanjang Bund, pembangunan tepi sungai dengan berbagai bangunan kolonial yang terpengaruh gaya Barat.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)

MOST SEARCH