Semarang: Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan menemukan sebuah majalah berkonten provokatif yang mirip Tabloid Obor Rakyat di wilayah pesisir pantai selatan Jawa Tengah. Majalah yang bernama Hidayah tersebut diklaim memuat gambar kuburan banteng khas lambang PDI Perjuangan.
"Saya umumkan beberapa hal. Pertama yang bikin emosi. Di wilayah Pantai Selatan, sudah diedarkan majalah mirip Obor, namanya Hidayah. Isinya Banteng kita dikubur. Banteng itu PDI-Perjuangan," kata Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Bambang Wuryanto, saat mengisi pertemuan Legislator Summit PDI-Perjuangan Jawa Tengah, di Semarang, Jumat, 2 Februari 2018.
Menurut Bambang, majalah tersebut telah memancing kemarahan kader-kader PDI-Perjuangan. Dia menyatakan PDI Perjuangan berani berhadapan dengan kekuatan mana pun yang mengancam perpecahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Tugas partai memberi alat untuk berani. Kalau PDI Perjuangan tidak berani, ganti kerbau," ujar Bambang menegaskan.
Bambang tidak menjelaskan lebih lanjut detail konten Majalah Hidayah. Namun, kata Bambang, PDI Perjuangan tidak akan main-main dengan kampanye hitam yang merugikan partai yang dipimpin Megawati Soekarno Putri tersebut.
"Yang menyangkut perpecahan NKRI, sikat. Kita punya Satgas NKRI yang bertugas selesaikan dan penjarakan pelakunya. Ada yang aneh-aneh di bawah, sikat," tegas Bambang.
Bambang menambahkan dalam waktu dekat PDI-Perjuangan bakal menggelar apel siaga pada 15 Februari 2018. Tujuannya, memanaskan mesin organisasi agar solid dan berani bertarung memenangkan pasangan calon Gubernur Ganjar Pranowo dan calon Wakil Gubernur Taj Yasin Maemoen di Pemilihan Kepala Daerah 2018.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id((SUR))