Kominfo menggunakan berbagai media publik untuk menyampaikan pesan pemilih sehat, pemilih cerdas, dan damai pada Pemilihan Serentak 2020 (Foto:Dok.Kominfo)
Kominfo menggunakan berbagai media publik untuk menyampaikan pesan pemilih sehat, pemilih cerdas, dan damai pada Pemilihan Serentak 2020 (Foto:Dok.Kominfo)

Kominfo Imbau Pemilih agar Cerdas, Sehat, Damai

Pilkada pilkada pilkada serentak Berita Kominfo Pemilu Serentak 2020
M Studio • 12 November 2020 07:08
Jakarta: Penyelenggaraan Pemilihan Serentak 2020 semakin dekat. Pada 9 Desember 2020, total 270 kabupaten/kota dan provinsi akan menjadi penyelenggara Pemilihan Serentak 2020.
 
Pentingnya penyelenggaraan pemilihan di tengah pandemi covid-19 menjadi isu sentral saat ini.
 
"Kominfo telah menggunakan berbagai media publik untuk menyampaikan pesan pemilih sehat, pemilih cerdas, dan damai dalam Pemilihan Serentak 2020," ucap Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Prof Dr Widodo Muktiyo, dikutip siaran pers, Kamis, 12 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Widodo membeberkan Kominfo sudah melakukan sosialisasi Pemilihan Serentak 2020 melalui program iklan di televisi 10 swasta dan TVRI. Jangkauan program iklan tersebut mencapai 56 persen dari target pemilih. Konten iklan menampilkan tentang bagaimana melaksanakan Pemilihan Serentak 2020 di tengah covid-19.
 
"Kami juga akan menggunakan semua jejaring radio di daerah-daerah, mengimbau seluruh masyarakat di daerah yang menyelenggarakan Pemilihan Serentak 2020 agar menggunakan hak pilih dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.
 
Tujuan dari penggunaan media massa sebagai corong informasi terkait Pemilihan Serentak 2020 ialah agar semua pemilih sehat, cerdas, dan damai.
 
"Mudah-mudahan pemilih kita tetap sehat saat memilih di TPS, tahu rekam jejak para calon, dan tidak terlibat konflik atau senantiasa menjaga kedamaian,” ucap Widodo.
 
Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pramono Ubaid Tanthowi menjamin pelaksanaan pemungutan suara di TPS pada 9 Desember 2020, akan dilakukan dengan protokol kesehatan ketat.
 
Salah satunya adalah mewajibkan petugas di TPS menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap saat bertugas melayani pemilih.
 
Pemilihan Serentak 2020 memang berbeda dengan pemilihan serupa, sebelumnya. Situasi covid-19 mengharuskan KPU melakukan berbagai penyesuaian.
 
KPU melakukan modifikasi dalam kegiatan pemungutan suara di TPS. Misalnya, membuat bilik khusus untuk pemilih yang bersuhu 37,3 derajat Celsius, TPS disemprot disinfektan secara berkala, petugas KPPS mengenakan APD lengkap, dan lain-lain.
 

(ROS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif