Edy-Ijeck akan Melibatkan Tetua Adat
Bakal Calon Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (kanan) bersama Bakal Calon Wakil Gubernur Musa Rajeckshah (kiri). ANT/Irsan Mulyadi.
Jakarta: Calon Gubernur Sumatera Utara nomor urut satu Edy Rahmayadi akan melibatkan tetua adat dalam penyelesaian masalah adat. Karena, Sumatera Utara mengenal hukum positif dan hukum adat.

"Menjawab persoalan tentang adat, harus diikutsertakan pemuka dan ketua adat," kata Edy dalam debat Pilkada Sumut 2018, Sabtu, 5 Mei 2018.


Edy punya alasan melibatkan tetua adat dalam penyelesaian masalah adat. Karena, tetua adat dinilai lebih mengetahui aturan adat di sebuah daerah.

Ia menilai ide ini bisa menyelesaikan masalah. "Kalau (tetua adat) ini tidak diperdayakan, kita akan selalu ribut," kata dia.

Selain itu, Edy juga menjawab pertanyaan tentang pengembangan hutan di Sumatera Utara. Mantan Panglima Kostrad itu menegaskan, pengembangan hutan telah diatur dalam Undang-undang.

"Ini sudah jelas diatur, status hutan ada hutan lindung dan hutan produksi, dan ini tidak boleh diganggu," kata Edy.

Pengembangan hutan yang tak sesuai peruntukkan merupakan tindakan melanggar hukum. Edy mengingatkan masyarakat untuk mematuhi aturan tentang pengelolaan hutan.

"Hutan ini paru-paru dunia, untuk seluruh makhluk hidup. Kalau nanti tidak mau diatur, habis hutan kita," jelas Edy.




(DRI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id