Salah satu bukti yang dibawa warga ke Bawaslu Surabaya. Dokumentasi/ istimewa
Salah satu bukti yang dibawa warga ke Bawaslu Surabaya. Dokumentasi/ istimewa

Wali Kota Risma Kembali Dilaporkan ke Bawaslu

Pilkada pilkada serentak Pemilu Serentak 2020 Pilkada Surabaya
Clicks.id • 02 Desember 2020 21:31
Surabaya: Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, kembali dilaporkan ke Bawaslu Surabaya. Kali ini dia dilaporkan lantaran diduga mengedarkan surat yang meminta warga mencoblos paslon tertentu dalam Pilwali Kota Surabaya 9 Desember 2020.
 
Sejumlah warga Surabaya yang merasa keberatan mendatangi Kantor Bawaslu Surabaya. Mereka juga membawa sejumlah bukti pelanggaran yang dilakukan Risma.
 
Wali Kota Risma Kembali Dilaporkan ke Bawaslu
Salah satu bukti yang dibawa pelapor. Dokumentasi/ istimewa

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Selain mencederai proses demokrasi yang sedang berlangsung, surat edaran itu melukai warga Surabaya yang sebenarnya juga mencintai Bu Risma. Seharusnya lebih fokus menyelamatkan kesehatan warga Surabaya. Serta tidak berambisi dengan jabatan dan tidak memaksakan kehendak maupun hak pilih warga," kata Yanti Nala, warga Surabaya sekaligus pelapor, Rabu, 2 Desember 2020.
 
Baca: Warga Hadir di Acara Haul di Tangerang Jalani Rapid Tes Massal
 
Dia menjelaskan bukti yang dibawa yaitu surat berkop dan tanda tangan Risma tertanggal 22 November 2020. Surat itu dikemas dalam ajakan untuk datang ke TPS dan mewajibkan warga memilih paslon Eri-Armuji yang diusung PDI Perjuangan.
 
Wali Kota Risma Kembali Dilaporkan ke Bawaslu
Salah satu bukti yang dibawa pelapor. Dokumentasi/ istimewa
 
Dalam laporannya, sejumlah warga juga melampirkan bukti lain. Di antaranya foto persiapan pembagian surat, serta rekaman wawancara yang mengirimkan surat.
 
Sementara pihak Bawaslu Kota Surabaya mengaku sudah menerima bukti laporan dan akan menindaklanjuti dengan menggelar rapat pleno dengan anggota lainnya.
 
Wali Kota Risma Kembali Dilaporkan ke Bawaslu
Salah satu bukti yang dibawa pelapor. Dokumentasi/ istimewa
 
"Kami akan tindaklanjuti laporan ini. Secepatnya kita gelar rapat pleno, " ungkap Ketua Bawaslu Kota Surabaya, M. Agil Akbar.
 
Sebelumnya selain laporan surat ajakan untuk mencoblos paslon tertentu, risma juga dilaporkan sejumlah warga dan elemen organisasi masyarakat. Namun hingga kini tidak ada satu pun laporan yang ditindaklanjuti Bawaslu.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif