Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)

Bawaslu Temukan Pelanggaran Kampanye di Musi Rawas dan Muratara

Pilkada pelanggaran kampanye pilkada serentak Pemilu Serentak 2020
Gonti Hadi Wibowo • 12 Oktober 2020 19:07
Palembang: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatra Selatan menerima laporan dua pelanggaran kampanye di Kabupaten Musi Rawas dan Musi Rawas Utara (Muratara).
 
Dua pelanggaran itu berupa money politic atau politik uang dan oknum aparatur sipil negara (ASN) yang mendukung salah satu pasangan calon.
 
Koordinator Divisi Pengawasan Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Sumsel, Junaidi, mengatakan pihaknya telah mendapat laporan dari Bawaslu daerah terkait dua pelanggaran kecurangan kampanye.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kecurangan pertama terhadi di Kabupaten Musi Rawas, yakni paslon nomor urut satu Ratna-Suwarti diduga telah membagi-bagikan uang ke masyarakat saat kampanye untuk mencari dukungan.
 
Baca juga:Bawaslu Demak Peringati Pasangan Calon Bupati Langgar Prokes
 
Selain itu, paslon petahana lainnya dengan nomor urut dua di Musi Rawas yakni Hendra Gunawan-Mulyana, diduga telah menggunakan ASN sebagai alat pemenangan politik.
 
"Kami masih melakukan pendalaman laporan apakah kedua paslon ini memenuhi unsur atau syarat cukup menyakinkan telah melakukan pelanggaran atau tidak. Jika memang ditemukan ada ASN yang tidak netral akan diteruskan ke ranah pidana," kata Junaidi, Senin, 12 Oktober 2020.
 
Sedangkan di Kabupaten Muratara, lanjut Junaidi, pihaknya juga menerima laporan 19 ASN yang tidak netral karena mendukung salah satu paslon.
 
"19 ASN di Muratara masih diperiksa terkait netralitasnya dan jangan sampai mereka ikut berpolitik. Dalam setiap kampanye selalu ada tim dari Bawaslu yang akan memperhatikan para paslon," jelasnya.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif