Surat suara di gudang penyimpanan logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang, Jawa Timur/istimewa.
Surat suara di gudang penyimpanan logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang, Jawa Timur/istimewa.

KPU Malang Mulai Sortir dan Lipat Surat Suara

Pilkada pilkada serentak Pilkada Malang
Daviq Umar Al Faruq • 27 November 2020 16:22
Malang: Sebanyak dua juta surat suara telah tiba di gudang penyimpanan logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang, Jawa Timur. Surat suara untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Malang 2020 itu mendarat sejak Kamis, 26 November 2020 kemarin.
 
"Surat suara yang datang itu lengkap sesuai Daftar Pemilih Tetap (DPT) 2.003.608 dan ditambah juga cadangan 2,5 persen dari DPT," kata Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Malang, Marhaendra Pramudya Mahardika, Jumat, 27 November 2020.
 
Baca: Sejumlah Warga Malang Tolak FPI dan Rizieq Shihab

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selanjutnya sebanyak 40 petugas KPU Kabupaten Malang bakal melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara. Proses penyortiran dan pelipatan berlangsung selama 6 hari ke depan hingga 1 Desember 2020.
 
"Jadi 40 orang kami hiring dan melakukan pelipatan dan penyortiran. Surat suara itu akan dilipat setiap full 24 jam. Jadi shift-shiftan 10 orang 6 jam," jelasnya.
 
Mahardika menjelaskan bila ditemukan surat suara yang rusak atau cacat maka akan dikembalikan. Nantinya surat suara yang baru diharapkan sudah disortir dan dilipat sebelum 9 Desember 2020.
 
"Selama proses pelipatan dan penyortiran surat suara, kami dibantu anggota dari Polres Malang dan juga 5 petugas KPU Kabupaten Malang juga stay di gudang logistik. Tugasnya untuk menjaga 24 jam surat suara," ungkapnya.
 
Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Malang 2020 diikuti tiga pasangan calon (paslon). Yakni pasangan calon dengan nomor urut 1, M Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi) yang merupakan pasangan calon dari koalisi PDI Perjuangan, NasDem, Demokrat, Golkar, Gerindra, dan PPP.
 
Kemudian pasangan calon dengan nomor urut 2, Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (LaDub) yang merupakan pasangan calon dari koalisi PKB dan Hanura.
 
Terakhir pasangan dengan nomor urut 3, Heri Cahyono, dan Gunadi Handoko (Malang Jejeg) yang merupakan pasangan calon dari jalur perseorangan atau independen.
 

 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif