Khofifah Punya Pamungkas di Debat Terakhir
Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat di Malang, Selasa 19 Juni 2018. Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq
Malang: Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengaku telah menyiapkan diri untuk menghadapi debat publik ketiga Pilgub Jatim pada Sabtu, 23 Juni 2018, mendatang. Calon nomor urut satu ini mengaku punya pamungkas untuk menghadapi debat terakhir.

"Debat terakhir ini temanya terkait dengan tata kelola pemerintahan yang baik. Saya rasa dengan segala pengalaman yang saya dan mas Emil punya, kami tahu bagaimana inisiasi decision(keputusan) tentang layanan publik," katanya di Malang, Selasa, 19 Juni 2018.


Pada debat bublik ketiga nanti, tema yang diangkat adalah 'Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik'. Debat tersebut memiliki konsep yang berbeda dari dua debat publik sebelumnya.

Melihat tema yang diangkat, Khofifah mengaku pasangannya memiliki keuntungan tersendiri. Sebab, dia sebelumnya pernah menjabat sebagai Menteri Sosial. Sedangkan pasangannya, Emil Elistianto Dardak, pernah menjabat sebagai Bupati Trenggalek.

"Kami berdua punya pengalaman yang itu tidak dimiliki oleh paslon sebelah. Kami punya pengalaman untuk membangun suatu sistem layanan publik yang relatif bisa memberikan percepatan dan guarantee terhadap transparasi itu," bebernya.

Salah satu pengalaman yang pernah dilalui Khofifah saat menjadi Menteri Sosial adalah lewat program Undian Gratis Berhadiah dalam Pengumpulan dan Pengelolaan Sumber Dana Bantuan Sosial (PPSDBS).

"Ombudsman awal saya masuk ke Kementerian Sosial itu nilainya E kemudian langsung menjadi A untuk layanan publiknya. Kami juga mendapatkan penghargaan dari KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi," bebernya.

Sehingga, calon gubernur nomor urut satu ini optimis dapat melewati debat publik terakhir dengan sangat baik. Sebab, pasangannya bisa menjelaskan hasil yang telah didapat dari jabatan sebelumnya.

"Insya Allah tentang tata kelola pemerintahan, saya dan mas Emil punya bukti. Jadi saat debat kami bisa berikan bukti, tidak hanya sekedar janji," pungkasnya.

Sebelumnya, debat publik pertama kali dilaksanakan pada Selasa, 10 April 2018. Sedangkan debat publik kedua diselenggarakan pada Selasa, 8 Mei 2018. Agenda Pilgub Jatim kemudian dilanjutkan dengan memasuki masa tenang selama tiga hari yakni pada 24 hingga 26 Juni. Selanjutnya hari pemungutan suara bakal dilaksanakan pada 27 Juni.



(SUR)