PDIP Dinilai Salah Pilih Teman Koalisi di Jatim
Khofifah Indar Parawansa dan Saifullah Yusuf. Foto: Antara/Eric Ireng.
Jakarta: PDI Perjuangan dinilai salah memilih teman koalisi di Pilakada Jawa Tengah. Akibatnya, pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno kandas di hitung cepat.
 
"Dugaan saya mungkin ada hubungan dengan teman koalisi dalam hal ini PDI Perjuangan berkoalisi dengan PKS di Jatim," kata Pengamat Politik Ray Rangkuti kepada Medcom.id, Kamis, 28 Juni 2018.
 
Menurutnya, PKS mempunyai hubungan yang kurang baik dengan kalangan Nahdlatul Ulama (NU) yang menjadi basis terbesar di Jawa Timur. Apalagi pasca kritikan yang dilemparkan PKS kepada petinggi NU KH Yahya Cholil Staquf.
 
"Yang terkahir itu jadi ada kegeraman yang cukup luas dikalangan NU kepada PKS," ucap Ray.
 
Efek ini diduga berbuntut panjang. Kaum Nahdliyin lalu condong memilih Khofifah yang berlatar belakang NU.
 
"Kondisi hubungan antara NU dengan PKS lagi tidak sehat. Dugaan saya sementara ada efek dari ketegangan PKS dengan NU yang akhir-akhir ini makin kuat," ujar Ray.

Baca: Kalah, Gus Ipul-Puti Menghormati Hasil Hitung Cepat


Sebelumnya, Hasil akhir hitung cepat Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyatakan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Listianto Dardak memenangi Pilgub Jawa Timur (Jatim). Pasangan Khofifah-Emil memperoleh 54,22 suara.
 
Dari hasil akhir hitung cepat, pasangan yang diusung Demokrat, NasDem, Golkar, PPP, dan Hanura itu mengungguli pesaingnya Saifullah Yusuf - Puti Guntur Soekarno yang memperoleh 45,78 persen suara.
 
Hasil akhir perhitungan suara LSI ini memiliki margin of error 1,00 persen dengan Voter Turnout (VTO) 64,88 persen serta persentase data yang diterima sebanyak 94,75 persen.





(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id