Ketua DPR Puan Maharani. Foto: Dokumentasi DPR
Ketua DPR Puan Maharani. Foto: Dokumentasi DPR

Bawaslu dan KPU Diminta Segera Sosialisasikan Aturan Kampanye

Pilkada Virus Korona pilkada serentak Pemilu Serentak 2020
Anggi Tondi Martaon • 19 September 2020 09:31
Jakarta: Ketua DPR Puan Maharani meminta penyelenggara segera mengumumkan aturan kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Dia ingin semua pihak memahami 'aturan main' di tengah pandemi virus korona (covid-19).
 
“KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) untuk segera menyosialisasikan aturan-aturan secara detail, bisa dipahami petugas dan masyarakat. Harus diatur protokolnya, aturannya, kedisiplinannya,” kata Puan dalam keterangan tertulis, Sabtu, 19 September 2020.
 
Ketua DPP PDI Perjuangan itu mengungkapkan seluruh pihak harus menjalankan 'aturan main' kampanye pilkada serentak di tengah wabah covid-19. Dia tidak ingin kampanye pilkada menjadi klaster baru penyebaran virus korona.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kekhawatiran dari yang mengusulkan penundaan tentu saja saya juga memahami. Jangan sampai terjadi klaster pilkada pada masa pandemi covid-19 ini,” ungkap Puan.
 
Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) periode 2014-2019 itu meminta pasangan calon kreatif menyampaikan visi dan misi. Dia mencontohkan drive in konser agar penonton tetap aman menyaksikan pertunjukan musik dengan menerapkan protokol kesehatan.
 
"Intinya adalah kreativitas dan inovasi dari calon untuk menyampaikan visi misi, terkait penanganan covid-19, dan bagaimana menyejahterakan masyarakat di daerahnya masing-masing,” ujar Puan.
 
Pilkada 2020 digelar di 270 daerah yang meliputi 9 pemilihan gubernur, 224 pemilihan bupati, dan 37 pemilihan wali kota. Sebanyak 735 bakal pasangan calon (bapaslon) mendaftarkan diri ke KPU.
 
Sebanyak 25 bapaslon mengikuti pemilihan gubenur dan wakil gubernur. Sebanyak 610 pasangan mengikuti pemilihan bupati dan wakil bupati, sedangkan 100 bapaslon memperebutkan kursi wali kota dan wakil wali kota.
 
Baca: Calon Kepala Daerah Bertanggung Jawab Cegah Klaster Covid-19
 
Pendaftaran bapaslon berlangsung Jumat hingga Minggu, 4-6 September 2020. KPU akan menetapkan bapaslon yang memenuhi syarat pada Rabu, 23 September 2020. Sehari kemudian, nomor urut pasangan calon diundi.
 
Peserta pilkada serentak diberi kesempatan berkampanye dari Sabtu, 26 September 2020, hingga Sabtu, 5 Desember 2020. Pemungutan suara berlangsung Rabu, 9 Desember 2020, dengan protokol kesehatan pencegahan covid-19 yang ketat.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif