Bekasi: Pasangan calon wali kota dan calon wakil wali kota Bekasi, Tri Adhianto-Harris Bobihoe, unggul pada
Pilkada Bekasi 2024. Pada uji simulasi pertanyaan terbuka, tingkat elektabilitas Tri Adhianto-Harris Bobihoe mencapai 49,8 persen.
Berdasarkan survei Lembaga Kajian Pemilu Indonesia Indonesia (LKPI), tingkat elektabilitas pasangan Heri Koswara-Sholihin sebesar 33,7 persen. Sedangkan pasangan Uu Saeful Mikdar-Nurul Sumarheni sebesar 2,9 persen dan yang tidak memberikan pilihan sebanyak 13,6 persen.
"Pada hasil survei dengan simulasi pertanyaan tertutup hasilnya pasangan Tri Adhianto-Harris Bobihoe dipilih sebanyak 53,3 persen, kemudian pasangan Heri Koswara-Sholihin dipilih sebanyak 37,1 persen, dan pasangan Uu Saeful Mikdar-Nurul Sumarheni dipilih sebanyak 3,3 persen, dan yang tidak memilih sebanyak 6,3 persen," kata Direktur Eksekutif LKPI Togu Lubis dalam keterangan pers, Kamis, 7 November 2024.
Togu mengungkapkan hasil survei ini juga memotret alasan pemilih mendukung paslon. Di antaranya ialah popularitas paslon sebesar 70,7 persen, tingkat kesukaan pada paslon sebesar 84,70 persen, tingkat kepercayaan sebesar 78,6 persen, program kerja sebesar 75,6 persen, dan pengalaman sebesar 84,7 persen.
Dari tingkat popularitas untuk tiga pasangan calon, jelas dia, pasangan Tri Adhianto-Harris Bobihoe sebesar 88,4 persen. Kemudian, pasangan Heri Koswara-Sholihin mencapai 62,8 persen, dan pasangan Uu Saeful Mikdar-Nurul Sumarheni sebesar 20,8 persen.
Survei ini dilakukan pada 25 Oktober hingga 4 November 2024, dengan menggunakan metode multistage random sampling. Jumlah responden dalam survei ini sebanyak 1.700 responden dari populasi pemilih tetap sebesar 1.828.740 jiwa survei. Margin of error survei +/-2,38 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id((DEN))