Viktor-Joseph Jamin ASN Mampu Menjawab Tuntutan Zaman
Cagub NTT Viktor Bungtilu Laiskodat/MI/Pace Amalo
Jakarta:Pasangan calon nomor urut 4 Pilgub NTT 2018 Viktor Bungtilu Laiskodat-Joseph Nae Soi (Viktor-Joseph) memandang birokrasi sebagai aset terbesar organisasi. Aparatur Sipil Negara (ASN) di NTT harus disiapkan dengan baik.

"Karena mereka akan menjawab tuntutan zaman. Dalam pola pikirnya, ASN yang berpikirnya kewirausahaan. Itu cara pikir modern. Pergumulan organisasi dunia dalam melayani publik dengan terus melakukan perubahan," tegas Viktor dalam debat kedua Pilgub NTT 2018 dengan tema Penataan Birokrasi dan Pemberantasan Korupsi, Selasa, 8 Mei 2018.


Baca: Viktor-Joseph Janjikan Tambahan Penghasilan bagi ASN

Ia berkomitmen menyiapkan langkah konkret. ASN akan dipersiapkan dengan keahlian khusus.

Viktor menyadari NTT belum memiliki assessment center. Mereka akan memperbaiki sistem dengan menempatkan orang yang tepat di tempat yang tepat.

Baca: Viktor: Pemimpin Harus Bersedia Diawasi dan Dievaluasi

Ia tak mau penempatan penjabat berdasarkan suku maupun agama. Pengkotak-kotakan semacam itu dipastikan membuat birokrasi macet, karena tujuan utama terpenjara pada lingkup kantor.

"Kalau tujuannya masyarakat, kantor itu tidak akan ribut. Mau pimpinan suka apa agama apa tidak akan ribut. Kapasitan orang ini mampu berada di laut, mampu di lahan kering, dan mampu berwirausaha. (Penempatan seperti itu) kita inginkan," tegas eks Ketua Fraksi NasDem itu.

Masih ada debat terakhir pada 23 Juni nanti dengan tema pendidikan dan kesehatan untuk Pilgub NTT. Debat perdana sudah dilaksanakan pada 5 April lalu dengan tema ekonomi dan infrastruktur.

Sebanyak 3.177.562 tercatat sebagai pemilih untuk Pilgub NTT 2018. Dari jumlah ini, pemilih paling banyak adalah perempuan dengan 1.620.360 pemilih. Masyarakat NTT akan menggunakan hak pilihnya pada 27 Juni, serentak dengan daerah lain yang melaksanakan pemilu.

Pilgub NTT diikuti empat pasang calon, yakni
1. Esthon L Foenay-Christian Rotok (Esthon-Chris) yang diusung Gerindra dan PAN;
2. Marianus Sae-Emelia Nomleni (MS-Emi) yang diusung PDI Perjuangan dan PKB;
3. Benny K Harman-Benny A Litelnoni (Harmoni) yang diusung Demokrat, PKPI, dan PKS; serta
4. Viktor Bungtilu Laiskodat-Josef Adreanus Nae Soi (Victory-Joss) yang diusung NasDem, Golkar, Hanura, dan PPP.





(OJE)