Polisi dan Panwaslu Antisipasi Serangan Fajar Jelang Pemungutan Suara
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto memantau TPS 01, Kelurahan Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, Jawa Barat, Selasa 26 Juni 2018.Antonio/Medcom.id
Bekasi:Polres Metro Bekasi Kota akan berpatroli jelang hari pemungutan suara Rabu, 27 Juni 2018. Hal itu dilakukan untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto mengatakan pihaknya juga akan memantau tindakan money politic (politik uang) atau 'serangan fajar' pada H-1 dilaksanakannya pencoblosan.


"Nanti malam ada patroli skala besar, bukan hanya untuk itu (serangan fajar) aja tapi untuk Kamtibmas. Tapi kalau pas patroli ada, ya kita tangkap," kata dia di Bekasi, Selasa, 26 Juni 2018.

Ia mengatakan, ada sebanyak 2.600 personel yang akan diterjunkan dalam proses pengamanan Pilkada serentak 2018. Mereka akan menjaga di Tempat Pemungutan Suara (TPS) maupun di polsek-polsek dan batalyon.

Pihaknya juga telah mendata TPS yang masuk kategori rawan dalam proses pemungutan suara di Kota Bekasi. "21 TPS rawan 1 dan 11 TPS rawan 2. Anggota yang menjaga lebih banyak," ujarnya.

Terpisah, Kordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antarlembaga Panwaslu Kota Bekasi Tomy Suswanto mengatakan pencegahan politik uang telah disampaikan ke petugas TPS dan dilanjutkan ke masyarakat.

"Dan kami mengimbau kepada seluruh kontesan serta pedukung agar tidak melakukan politik uang, mengingat sanksi sangat tegas di Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016, tidak hanya pidana bahkan bisa mendiskualifikasi," ujarnya.




(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id